BolaSkor.com - AC Milan melaju ke perempat final usai menang 3-1 atas Genoa di 16 besar Coppa Italia, Jumat (14/01) dini hari WIB di laga yang dimainkan di San Siro. Meski begitu Stefano Pioli tak cukup puas dengan performa timnya.

Milan memang pesta gol, tapi itu terjadi setelah mereka tertinggal dari gol Leo Skiri Osligard (17') dan baru bisa meraih kemenangan di babak tambahan. Tiga gol Rossoneri dilesakkan Olivier Giroud (74'), Rafael Leao (102'), dan Alexis Saelemaekers (112').

Genoa yang sedang kesulitan di Serie A di bawah arahan legenda Milan, Andriy Shevchenko mampu memberikan perlawanan sengit meski hanya punya 38 persen penguasaan bola. Milan punya 24 tendangan (tujuh tepat sasaran) dan Genoa 14 tendangan (empat tepat sasaran).

Tak ayal Pioli meminta maaf karena start Milan tidak bagus melawan Genoa dan ingin membenahinya di masa depan.

Baca Juga:

Sabda Terbaru Fabrizio Romano: AC Milan Incar Bek Manchester United

Ricky Massara Buka-bukaan soal Rencana Transfer AC Milan

Hasil Pertandingan: Liverpool Diimbangi Arsenal, Milan Menang

“Ternyata saya tidak melakukan pekerjaan dengan baik, karena kami memiliki pendekatan yang salah sejak awal. Kami tidak memiliki determinasi yang tepat dan itu adalah kesalahan saya, karena kami kekurangan intensitas, tempo, dan membuat situasi menjadi lebih rumit untuk diri kami sendiri," kata Pioli kepada Sport Mediaset.

“Kami ingin lolos dan berhasil mengembalikannya ke jalurnya, jadi penting kami memenangkan pertandingan, tetapi kami harus bekerja lebih baik di masa depan.”

Hidup di Sisi Kiri Permainan

Dengan pulihnya Leao sisi kiri permainan Milan lebih hidup, terutamanya karena bek kiri Theo Hernandez acapkali melakukan overlap (maju menyerang).

Itu terbukti dengan data dari Opta kala Hernandez jadi bek pertama Serie A yang mencapai dua digit keterlibatan gol musim ini, dari seluruh kompetisi (empat gol dan enam assists). Tapi, Pioli membantah serangan Milan hanya tajam di sisi kiri permainan.

“Saya pikir kami juga memainkan beberapa bola yang menarik dari kanan. Secara alami, di sebelah kiri kami memiliki karakteristik dan pemain yang berbeda yang pandai dalam situasi satu lawan satu, sedangkan lebih banyak tentang gerakan di sebelah kanan untuk menciptakan ruang," tambah Pioli.

“Saya pikir tim ini seimbang, tetapi masalahnya hari ini adalah seluruh tim memiliki pendekatan yang salah dan kurang intensitas. Itu artinya persiapan saya belum maksimal dan saya harus lebih baik lagi," urai dia.