BolaSkor.com - Kemenangan tipis 1-0 di markas Semen Padang, sedikit mengubah karakter Arema FC. Tipikal permainan yang ngotot, ngeyel pantang menyerah, sedikit berkurang dari hasil yang berakhir tiga angka itu.

Indikasi itu tercermin dari cara bermain Arthur Cunha dkk, yang tidak lagi super agresif. Sehingga, tim Singo Edan terkesan pragmatis dengan merasa cukup mencetak satu gol saja melalui sundulan kepala Dedik Setiawan di menit 38, untuk memenangi pertandingan.

"Ada sejumlah pertimbangan, mengapa kami bermain seperti itu. Kami juga tidak bertahan total setelah gol itu, tapi memilih serangan balik," ulas pelatih Arema FC, Milomir Seslija.

Baca Juga:

Ramaikan Persaingan Top Skorer, Striker Arema FC Dedik Setiawan Beberkan Kuncinya

Arema FC Ukir Dua Rekor Sekaligus Lewat Kemenangan di Padang

Penolakan dari anggapan pragmatis itu juga semakin ditegaskannya. Terutama menyangkut situasi dan kondisi yang ada, sehingga perlu ada penyesuaian cara bermain untuk menjaga efektifitas tim.

"Lagipula, cuaca di Padang sangat panas. Berbeda jauh dengan Malang, yang sering dingin akhir-akhir ini," terang Milomir.

Apapun itu, gol semata wayang Dedik Setiawan tetap berbuah tiga angka bagi Arema FC. Jadi, ia lebih memilih mengutamakan kepentingan tim, ketimbang meladeni suara sumbang dari publik, yang mengiringi kemenangan away pertama itu.

"Terlepas dari banyaknya peluang tapi hanya satu gol saja, ya begitulah sepak bola. Yang penting menang," pungkas Pelatih Barito Putera di kompetisi ISL tahun 2015 silam tersebut.

Kemenangan di Padang jelas mendongkrak kepercayaan diri pemain Arema FC, jelang melanjutkan kompetisi Liga 1. Pada Selasa 16 Juli lusa, Arema kembali bermain di kandang sendiri dengan menjamu Perseru Badak Lampung. (Laporan Kontributor Kristian Joan/Malang)