BolaSkor.com - Pemilik Louvre Surabaya, Erick Herlangga, mengungkapkan ambisinya menjuarai IBL. Namun, Erick tidak terburu-buru dan menargetkan waktu tiga tahun untuk meraih mimpinya.

Louvre bisa dibilang sebagai pendatang baru di kompetisi IBL. Tim yang bermarkas di Surabaya tersebut baru bergabung di IBL pada musim 2020.

Meski masih bisa dibilang anak bawang, bukan berarti Louvre bisa diremehkan. Buktinya, pada musim debutnya mereka bisa langsung lolos ke play-off dan menempati peringkat keempat musim reguler.

Erick sendiri mengaku tidak terburu-buru mengincar titel IBL. Menurutnya, Louvre baru menargetkan juara setelah tiga musim bergabung di kompetisi tersebut.

Baca Juga:

Begini Tampilan Pemain Louvre Surabaya Dalam Animasi

Penggawa Louvre Surabaya Minta IBL Tiru Liga Basket China

"Saya inginnya tahun ketiga sudah juara IBL. Targetnya lolos play-off di tahun pertama, empat besar di tahun kedua, kalau bisa tahun ketiga sudah juara," ujar Erick saat live bersama BolaSkor.com.

Pada saat yang sama, Erick mengenang kemenangan perdana Louvre, tepatnya saat Piala Presiden 2020. Apalagi sebelum laga tersebut timnya baru dibantai oleh Prawira Bandung.

"Kami sudah mengalahkan Pelita Jaya dan Satria Muda kemarin. Mungkin bagi tim lain, menang dan kalah itu biasa, tetapi Louvre tidak karena tim baru," kenangnya.

"Waktu Piala Presiden, kami dibantai Prawira. Pada game kedua, penonton penuh. Saya sudah merasa bakal dibantai, tetapi malah menang lawan Satria Muda. Itu free advertising buat kami," imbuhnya.