BolaSkor.com - Sekretaris Jenderal PBSI, Achmad Budiharto, memastikan promosi dan degradasi atlet akan tetap berjalan. Menurut Budi, pelatih dan binpres (pembinaan dan prestasi) sudah memiliki kriteria.

Sebelumnya, PBSI menyebutkan ada tiga agenda rutin yang terganggu pandemi virus corona. Satu dari ketiga agenda yang dimaksud adalah promosi dan degradasi atlet.

Promosi dan degradasi atlet PBSI biasanya dilakukan setiap tahun. Sayang, minimnya turnamen membuat mereka diprediksi sulit melakukan kegiatan tersebut.

Baca Juga:

PBSI Bocorkan Kemungkinan Indonesia Masters dan Indonesia Open Berdekatan

Ikut Asia Open, PBSI Siap Sewa Pesawat

Akan tetapi, Budi mengatakan kegiatan promosi dan degradasi bakal tetap berlanjut. Budi menilai, turnamen bukanlah satu-satunya tolok ukur untuk promosi dan degradasi.

"Binpres serta pelatih sudah memiliki kriteria terntentu untukmenentukan promosi dan degradasi. Turnamen salah satunya, salah lainnya banyak," ujar Budi kepada pewarta.

"Jadi tetap ada (promosi dan degradasi). Siapa yang didegradasi siapa yang promosi belum tentu. Bisa jadi degradasinya nol, atau bisa jadi 20, atau semua."

"Ada (promosi dan degradasi) tapi jumlahnya variasi, tergantung. Kriterianya turnamen, tapi ada kriteria latihan dan perfoma macam-macam," imbuhnya.

Berdasarkan AD/ART PBSI, promosi dan degradasi memang harus dilakukan setiap tahun. Oleh sebab itu, PBSI akan tetap mengadakan kegiatan tersebut.