BolaSkor.com - Teori unik dikemukakan oleh ilmuwan ternama Spanyol, Arcadi Navarro, soal megabintang Barcelona, Lionel Messi. Navarro mengklaim jika dia bisa menciptakan kloning dari pemain asal Argentina tersebut.

Navarro memang ilmuwan yang merupakan pakar ahli (spesialis) genetik. Namun, siapa sangkat Navarro mengucapkan kata-kata yang terbilang mengejutkan itu: menciptakan kloning dari Lionel Messi. Itu seperti halnya melihat momen-momen dalam film muncul jadi kenyataan.

Messi memang akan berusia 32 tahun dan kelak, cepat atau lambat, memutuskan pensiun. Saat Messi pensiun nanti, fansnya tentu akan sedih dan warisan atau peninggalannya dalam bentuk rekor, prestasi, kesuksesan, hingga kemampuan hebatnya mendribel bola akan sangat dirindukan.

Navarro hanya ingin ada 'Messi baru' setelah Messi pensiun. Dalam wawancaranya bersama Que t'hi jugues, Navarro membeberkan rencananya tersebut.

Baca Juga:

Bikin Klub Anyar, Legenda Manchester United Ingin Gaet Messi atau Ronaldo

5 Pemain Spesial yang Pernah Mendapatkan Tepuk Tangan dari Suporter Lawan

Lionel Messi Pecahkan Rekor Xavi di Barcelona

Ilustrasi cyborg Lionel Messi

"Kami bisa mendapatkan pemain yang sangat serupa dengan Messi. Kami bisa mengkloningnya dengan kemampuannya saat ini dan mendapatkan sesuatu seperti kembarannya," terang Navarro.

"Nantinya akan terlihat seperti ada dua saudara kembar yang lahir dan satu di antara mereka dibekukan di ruangan waktu. Kemudian, 20-30 tahun kemudian kami akan mengembalikannya di waktu yang tepat. Jika segalanya berjalan baik, maka nantinya akan sama (kloning Messi dengan yang asli)."

Kendati memiliki teori dan ilmu untuk coba mewujudkan 'ide gila' itu, Navarro juga tidak menjamin kloningan Messi nanti (jika benar ada) akan sama seperti Messi saat ini dari segi prestasi dan lain sebagainya.

"Genetik memberikan kami gambaran. Orang ini bisa saja punya potensi sama seperti Messi, tapi pada akhirnya, kualitas sepak bola Messi punya dua komponen," imbuh Navarro.

"Satunya sudah sangat jelas dan ini genetik dan yang lainnya teredukasi, bergantung kepada lingkungan dan kondisi. Messi ialah Messi dan ada seperti ini bukan karena genetik."

"Dia produk lingkungannya, tumbuh di La Masia, perawatan hormon yang diterimanya. Apa yang diberikan gentik adalah memberi potensi, seperti kasusnya kepada Messi. Tapi, entah itu sukses atau tidak bergantung kepada situasi dan lingkungan sekitar," pungkas Navarro.

The 6th Day

Berbicara soal kloning itu mengingatkan publik akan sebuah film yang pernah populer di tahun 2000-an awal. Film itu dirilis pada tahun 2000 dengan judul "The 6th Day" yang diperankan oleh Arnold Scwarzenegger.