BolaSkor.com - Mohammad Kanu mulai menjadi perhitungan manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, dalam beberapa laga uji coba pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia U-19/U-20 di Kroasia. Pemain yang berposisi sebagai gelandang tengah itu mampu menunjukkan kualiasnya usai sembuh dari cedera angkle.

Kanu mengawali karier sepak bola pertama dengan bergabung ke SSB UMS Jakarta pada tahun 2008. Setelah itu, ia pindah ke SSB Mutiara Cempaka Arcici dan Asiop Apacinti.

Tahun 2016, Kanu masuk ke PPLP Sumatera Barat. Setahun kemudian, ia perkuat Persija Jakarta U-19. Setelah itu, Kanu bergabung ke Borneo FC U-19 pada tahun 2018. Kemudian, ia pindah Babel United pada tahun 2019 hingga saat ini.

Baca Juga:

Shin Tae-yong Tegaskan David Maulana Kapten Timnas Indonesia U-19, Pratama Arhan dan Rizky Ridho Jadi Wakilnya

Shin Tae-yong Berikan Libur Satu Hari kepada Pemain Timnas Indonesia U-19

Mohammad Kanu
Mohammad Kanu. (PSSI)



Ia masuk ke dalam skuat Timnas Indonesia U-19 untuk TC di Kroasia. Sayang, Kanu tidak bisa melakoni beberapa laga uji coba karena cedera angkle.

Kanu akhirnya sembuh dari cedera dan menjadi pemain pengganti dalam laga uji coba. Ia akhirnya dipercaya bermain 90 menit ketika Timnas Indonesia U-19 mengalahkan Makedonia Utara 4-1, Minggu (11/10).

Penampilan apiknya membuat Kanu dipercaya turun kembali menghadapi Makedonia Utara, Rabu (14/10). Sayang, pemain kelahiran Jakarta, 27 April 2001 tersebut hanya turun 45 menit pertama. Ia pun tidak bisa membawa Skuat Garuda Muda menang, usai ditahan imbang tanpa gol oleh Makedonia Utara.

"Alhamdulillah pada awal 2020 saya mendapat panggilan pemusatan latihan (TC) Timnas U-19 di Cikarang saat ini. Setelah itu saya bersyukur selalu dipanggil pelatih Shin Tae-yong saat lanjutan TC Timnas U-19 di Thailand, Jakarta, dan saat ini di Kroasia," katanya, dikutip dari laman PSSI.

"Saat itu, saya hanya fokus bagaimana caranya cepat sembuh dan kembali bisa berlatih bersama tim lagi. Dan Alhamdulillah saya sudah bisa berlatih normal dan bermain tiga kali laga uji coba melawan Dinamo Zagreb, NK Dugopolje, dan Makedonia Utara," ungkap anak pasangan Mohammad Helmi dan Sugiyanti tersebut.

Mohammad Kanu
Mohammad Kanu. (PSSI)



Pemain yang mempunyai tinggi badan 176 cm tersebut mengatakan, kedua orang tuanya sangat berperan besar dalam karier sepak bolanya. Apalagi kedua orang tuanya yang berprofesi sebagai nelayan dan ibu rumah tangga selalu memberikan semangat serta motivasi kepada Kanu.

Kanu mempunyai cita-cita membawa Timnas Indonesia meraih prestasi. Selain itu ia juga ingin bermain di kompetisi Eropa.

"Saya bertekad dan punya mimpi menembus tim utama Timnas U-19 nantinya. Saya ingin bermain di ajang Piala Asia U-19 dan tentu Piala Dunia U-20 tahun depan," tambah Kanu.

Pemain yang menidolakan Luka Modric dan Casemiro tersebut juga juga menikmati setiap materi latihan yang diberikan oleh tim pelatih yang dikomandoi Shin Tae-yong. Ia juga merasakan kemajuan dalam hal fisik, stamina, kekuatan, teknik dan lain-lain.

"Kami harus selalu semangat, kerja keras, disiplin dan fokus. Pelatih Shin Tae-yong sangat luar biasa dalam memberikan materi latihan. Dan beliau sangat disiplin," jelas Kanu.