BolaSkor.com - Bayern Munchen harus menelan pil pahit kala bertandang ke markas Borussia Monchengladbach dalam lanjutan Bundesliga 2020-2021. Die Roten takluk secara tragis dan terancam tergeser dari puncak klasemen.

Dalam laga yang berlangsung di Borussia-Park, Sabtu (9/1) dini hari WIB, Munchen takluk dengan skor tipis 2-3. Padahal tim asuhan Hansi Flick unggul dua gol lebih dulu.

Robert Lewandowski memecah kebuntuan lewat titik penalti saat laga memasuki menit ke-20. Hadiah itu diberikan wasit setelah Florian Neuhaus dianggap melakukan handball usai mengecek VAR.

Baca Juga:

Real Madrid Selangkah Lagi Datangkan David Alaba

Manchester United Jadikan Bayern Munchen Pasar Belanja Pemain

16 Besar Liga Champions, Direktur Olahraga Bayern Waspadai Lazio

Borussia Monchengladbach vs Bayern Munchen

Enam menit berselang, Munchen sukses menggandakan keunggulan melalui sepakan keras Leon Goretzka dari luar kotak penalti. Tim tamu pun berada di atas angin.

Namun keunggulan itu sirna begitu saja. Monchengladbach mampu menyamakan kedudukan sebelum babak pertama berakhir lewat sepasang gol Jonas Hofmann.

Empat menit setelah babak kedua dimulai, Monchengladbach sukses membalikkan kedudukan. Florian Neuhaus menebus kesalahannya di babak pertama dengan sebuah gol spektakuler dari garis kotak penalti.

Monchengladbach mampu mempertahankan keunggulannya hingga akhir pertandingan. Munchen pun harus rela menelan kekalahan keduanya pada Bundesliga musim ini.

Monchengladbach juga menjadi tim pertama setelah Cologne pada februari 2011 yang mampu melakukan comeback kontra Munchen. Kedua tim sama-sama melakukannya usai tertinggal dua gol lebih dulu.

Di sisi lain, kekalahan ini membuat Munchen terancam kehilangan posisi puncak klasemen. Hal itu akan terjadi andai RB Leipzig mampu mengalahkan Borussia Dortmund, Minggu (10/1) dini hari WIB.

Selain itu, kekalahan kontra Monchengladbach juga menngungkap fakta terkait rapuhnya lini pertahanan Munchen. Manuel Neuer dan kawan-kawan sudah gagal membukukan clean sheet dalam sepuluh laga terakhir.

Hal ini harus segera dibenahi oleh Flick. Jika tidak, jangan berharap mereka mengulangi torehan musim lalu dengan memborong semua gelar yang tersedia.