BolaSkor.com - Tekanan kepada Massimiliano Allegri dipastikan bertambah menyusul periode negatif Juventus. Il Bianconeri belum bangkit usai kalah 0-2 dari Benfica di Liga Champions dan kembali kalah kala mentas di Serie A.

Pada pekan tujuh Serie A di Stadio Brianteo, markas tim promosi Serie A Monza, Minggu (18/09) malam WIB, Juventus kalah 0-1 dari gol tunggal Christian Gytkjaer (74'). Bak istilah sudah jatuh tertimpa tangga, Juventus juga bermain dengan 10 pemain ketika Angel Di Maria menerima kartu merah di menit 40.

Itu jadi kartu merah pertama Di Maria di liga sejak 30 April 2017 saat melawan Nice. Di Maria terprovokasi dengan Armando Izzo dan bereaksi dengan menyikutnya. Terkait kartu merahnya itu, Di Maria hanya bisa meminta maaf.

"Saya ingin meminta maaf kepada semuanya atas reaksi tidak pantas yang saya lakukan di lapangan,” tulis pemain timnas Argentina itu di Instagram. "Meninggalkan tim dalam momen sulit musim ini membuat kami kalah. Ini murni kesalahan saya bahwa kami kalah."

"Saya sangat sangat menyesal. Saya seorang profesional, tetapi juga seorang manusia yang membuat kesalahan dan dapat mengenalinya."

Baca Juga:

PSG Siapkan Tawaran Pamungkas untuk Milan Skriniar

Monza 1-0 Juventus: September Tak Ceria buat Si Nyonya Tua

Kembali Incar Penggawa Manchester United, Kali Ini Inter Berburu Donny van de Beek

Alhasil Juventus kesulitan mengembangkan permainan dan itu bisa terlihat dari superioritas Monza pada penguasaan bola (61 persen), jumlah tendangan tepat sasaran (4), jumlah tendangan (17), dan bahkan total operan bola (542).

Juventus juga 'memberikan' Monza kemenangan pertama sepanjang masa di Serie A, ironisnya saat melawan tim paling sukses dalam sejarah kompetisi. Sebelum Monza, Catanzaro jadi satu-satunya tim yang memenangi laga Serie A pertama mereka melawan Juventus.

Lantas apa tanggapan Massimiliano Allegri? Sang pelatih tidak ada di area teknik karena menjalani sanksi, ia pun menonton dari tribun dan asisten pelatihnya Marco Landucci mengambilalih komando. Menurutnya dan tidak mau banyak alasan, hanya kerja keras yang dapat dilakukan Juventus untuk bangkit.

"Mungkin kekalahan dari Benfica lebih merupakan pukulan psikologis daripada yang kami sadari, tetapi sekali lagi ini adalah alasan dan alasan tidak membantu. Kami hanya perlu diam dan bekerja keras," ucap Landucci kepada DAZN.

"Jelas, tidak ada yang bahagia saat ini, tetapi untuk keluar dari situasi ini, kami hanya bisa bekerja keras dan melakukan yang lebih baik. Kami tampaknya memulai dengan baik dan kemudian berhenti bermain, jadi satu-satunya metode adalah bekerja dan semua orang meningkatkan permainan mereka untuk bekerja ke arah yang sama."

"Allegri diskors dan tidak diizinkan masuk ke ruang ganti, jadi saya belum melihatnya."