BolaSkor.com - Dunia tercengang ketika juara dunia enam kali, Marc Marquez, terjatuh pada balapan pembuka MotoGP 2020 di Sirkuit Jerez. Parahnya, Marquez harus menepi selama tiga bulan.

Jalannya balapan di setiap seri tidak dapat diprediksi. Delapan pembalap berbeda telah memenangi balapan, gantian memuncaki podium setiap seri.

Pun demikian dengan pemuncak klasemen MotoGP 2020. Setidaknya ada tiga pembalap yang pernah merasak urutan satu, yakni Andrea Dovizioso, Fabio Quartararo, dan terbaru, Joan Mir.

Sayangnya, bukan karena semua pembalap memiliki skill luar biasa sehingga perburuan gelar menjadi seru. Melainkan inkonsistensi yang terus terjadi.

Bayangkan saja, hingga MotoGP sudah berjalan 10 seri, baru Quartararo yang menang lebih dari sekali. Pembalap asal Prancis itu memenangi tiga seri, Spanyol, Andalusia, dan Catalunya.

Baca Juga:

Kans Andrea Dovizioso Menangi MotoGP 2020 Dinilai Mengecil

Tergusur dari Puncak Klasemen, Quartararo Tabuh Genderang Perang

Andrea Dovizios

Sialnya, di luar itu Quartararo tidak pernah meraih podium. Terbaru, pembalap Petronas Yamaha tersebut bahkan gagal meraih poin meski memulai balapan dari pole position.

Pun demikian dengan Dovizioso. Penunggang Ducati Desmosedici tersebut hanya dua kali masuk podium, saat memenangi seri Austria dan finish di peringkat ketiga MotoGP Spanyol.

Di antara mereka yang pernah memuncaki klasemen, mungkin Mir yang paling konsisten. Mir hanya sekali keluar dari lima besar andai menyelesaikan balapan.

Mir juga sudah lima kali meraih podium, paling banyak sepanjang MotoGP 2020. Sayangnya, pembalap yang kini menjadi pemuncak klasemen tersebut belum pernah memenangi balapan.

Inkonsistensi pembalap membuat Marquez angkat bicara. Pria asal Spanyol tersebut sempat berkata tidak ada pembalap yang berambisi memenangi MotoGP 2020.

Tidak salah rasanya apa yang diucapkan oleh Marquez. Faktanya telah terpapar di atas. Nyatanya, Mir yang memuncaki klasemen saja baru mengumpulkan 121 poin setelah 10 balapan.

Bandingkan dengan musim lalu, saat Marquez sudah mengumpulkan 210 poin dari 10 balapan. Bahkan, di 2016, ketika Marquez mengalami kesulitan, dia tetap mengumpulkan 154 poin.