BolaSkor.com – Pembalap Lenovo Ducati, Francesco Bagnaia mengaku tidak patah arang meskipun gagal meraih pole position pada MotoGP Inggris. Sebaliknya, pembalap berjuluk Pecco ini semakin termotivasi menghadapi balapan di Sirkuit Silverstone, Minggu (7/8).

Jika dilihat secara komposisi tim, pencapaian Bagnaia di sesi kualifikasi terbilang tidak terlalu buruk. Bersama enam koleganya, Bagnaia mampu menempatkan Ducati dalam posisi sepuluh besar.

Tentunya ini menjadi catatan positif mengingat Silverstone merupakan sirkuit yang kurang menguntungkan Ducati. Namun, Bagnaia merasa pencapaian ini belum cukup.

Baca Juga:

5 Kandidat Peraih Kemenangan di MotoGP Inggris

Aprilia Kembali Terapkan Teknologi Velg Putih

Pasalnya Pecco hanya mampu meraih posisi kelima dalam starting grid. Berkaca dari hal tersebut, pembalap asal Italia ini berjanji akan memperbaiki kesalahannya di balapan nanti.

“Saya menjalani salah satu lap terbaik di kualifikasi, tetapi ini belum cukup. Dibandingkan tahun lalu, ada level luar biasa dan langkah besar yang berhasil di cetak dalam konteks kecepatan. Saya berusaha keras, tetapi tidak mudah karena kurang nyaman dengan motornya, meskipun kami tahu apa yang harus dilakukan dan itu penting,” tutur Bagnaia, dikutip dari gpone.com.

“Pada balapan akan lebih berkembang, saya butuh dua sepersepuluh lap agar bisa menang. Di momen ini, saya juga kesulitan mengerti posisi dengan melihat kecepatan, karena saya mengikuti strategi berbeda dari orang lain saat menjalani FP4. Namun saya pikir masih bisa kompetitif di balapan nanti,” tambahnya.

Bagnaia juga menyadari ada beberapa kekurangan lain yang harus diperbaiki. Satu di antaranya adalah terlalu membuang waktu saat melewati tikungan. Untuk mengatasi hal tersebut, jebolan Akademi VR46 ini telah mempelajari gaya balap Johann Zarco.

“Jelas tidak sepenuhnya yakin, tetapi saya lihat ini akan menjadi keuntungan mengingat Zarco, pembalap yang meraih pole position dengan kecepatan terbaik, mengendarai motor saya. Melalui Zarco, saya bisa melihat di mana saya membuang waktu di dua tikungan, dan sekarang saya sadar bagaimana memperbaikinya,” pungkas Bagnaia.

Penulis: Bintang Rahmat