London - Kemenangan telak Chelsea pada laga derby London kontra Arsenal berujung rasa semringah pelatih Jose Mourinho. The Special One menyebut timnya membunuh Arsenal. Keperawanan kandang Chelsea, Stadion Stamford Bridge, tetap terjaga pada laga derby London melawan Arsenal, Sabtu (22/3) malam WIB. The Blues memberi hadiah kekalahan telak pada pertandingan ke-1000 Arsene Wenger bersama Arsenal. Dalam interval tujuh menit, Chelsea dua kali membobol jala Arsenal melalui aksi Samuel Eto'o dan Andre Schurrle. The Gunners harus bermain dengan sepuluh orang pada menit ke-15 setelah Kieran Gibbs mendapatkan kartu merah. Lucunya, kartu merah tersebut seharusnya diberikan kepada Alex Oxlade-Chamberlain karena dia lah yang melakukan hand ball di kotak terlarang. Unggul jumlah pemain, Chelsea menutup babak pertama dengan keunggulan 4-0 melalui penalti Eden Hazard dan Oscar. Pada paruh selanjutnya, Chelsea berhasil mencetak dua gol tambahan melalui gol kedua Oscar dan Mohamed Salah. "Kami memiliki 10 menit pertandingan yang luar biasa. Dengan penampilan seperti ini, Anda bisa memenangkan pertandingan dan menunjukkan kepada semua orang bahwa Anda tak memberikan kesempatan kepada lawan," puji Mourinho seperti dilansir Sky Sports. "Saya sangat bangga dengan cara bermain tim. Kami bermain untuk membunuh Arsenal dan kami berhasil melakukannya hanya dalam 10 menit. Setelahnya, tugas kami terasa ringan. Kami hanya harus menekan mereka dan menciptkan ruang untuk melakukan serangan cepat," Mou menambahkan. Kemenangan ini menjaga asa Chelsea untuk tampil sebagai kampiun Liga Inggris musim ini. The Blues kokoh di puncak klasemen Liga Inggris dengan tabungan 69 angka, unggul empat poin dari Liverpool yang menempati posisi kedua. "Pekan lalu ketika kalah dari Aston Villa, momentum juara kami hilang dan kami kini mencoba membangunnya kembali. Manchester City dan Liverpool memiliki segalanya di tangan mereka," demikian Mourinho.