BolaSkor.com - Beberapa hari lalu, Honda mengumumkan tidak akan lagi mengikuti F1 setelah musim 2021. Berita tersebut tentunya mengejutkan bagi penggemar pencinta balap jet darat.

Ini bukan pertama kalinya Honda mundur dari F1. Sejarah pabrikan asal Jepang itu dengan F1 sudah dimulai sejak lama dan beberapa kali keluar masuk.

Honda kali pertama mengikuti F1 pada musim 1964. Satu tahun berselang, mereka meraih kemenangan di F1 GP Meksiko dengan John Surtees.

Hanya empat tahun setelah debut, Honda memutuskan untuk mundur dari F1. Alasannya sederhana, mereka kesulitan menjual mobil di Amerika Serikat.

Baca Juga:

Punya Reputasi Buruk, Johann Zarco Sulit Duduk di Tim Pabrikan

Sebastian Vettel Sambut Ide Pembalap F1 Adu Mobil Produksi

Mesin Honda di Red Bull

Tak sampai dua dekade saat Honda kembali ke F1, tepatnya pada 1983. Kala itu menjadi era tersukses mereka sepanjang keikutsertaan mereka dengan selalu meraih kemenangan konstruktor.

Tepatnya sejak 1987 hingga 1991 saat bekerja sama dengan Williams dan McLaren. Saat itu, Nelson Piquet, Ayrton Senna, dan Alain Prost gantian menjadi juara.

Akan tetapi, tahun berikutnya Honda kembali mundur dari F1. Kali ini, alasannya adalah aset mereka di Jepang mengalami menjadi masalah.

Kali ini hanya delapan tahun yang dibutuhkan untuk kembali ke F1. Namun, Honda kembali absen setelah musim 2008 diakibatkan kesulitan ekonomi global.

Honda kembali ke F1 pada 2015 bekerjasama dengan McLaren. Setelah itu, mereka menjadi penyuplai mesin untuk Red Bull dan Alpha Tauri sebelum memutuskan mundur setelah musim 2021.

Kali ini, mereka beralasan keputusan mundur disebabkan ingin fokus ke mobil elektrik. Namun, apakah itu alasan sebenarnya? Berikut ini BolaSkor.com mencoba menganalisis kebenarannya.