BolaSkor.com - Pelatih ganda putra Indonesia, Herry Iman Pierngadi, fokus membenahi pekerjaan rumah anak asuhnya jelang tur Eropa. Daya tahan otot menjadi perhatian pria yang memiliki julukan Naga Api tersebut.

Untuk tur Eropa, Herry mengubah susunan pemain. Ganda putra andalan seperti Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, serta Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto hanya diturunkan di German Open dan All England.

Hal itu dilakukan demi menjaga peak performance mereka. Belajar dari turnamen Asia pada Januari 2021, Herry tak mau memforsir tenaga anak asuhnya.

“Yang ke Eropa itu kan ada tiga turnamen, Swiss, Jerman, dan All England. Belajar dari Asia Leg kemarin memang kita kekurangan daya tahan ototnya. Jadi program di minggu pertama ini lebih ditekankan kepada peningkatan daya tahan otot, baik tangan maupun kaki,” ucap Herry.

Baca Juga:

Evaluasi Tur Thailand, Pebulu Tangkis Indonesia Loyo

Ahsan/Hendra Kalah di Final, Naga Api Memaklumi

Terkait strategi pengiriman, Herry IP menyebutkan bahwa dia memang sengaja memasang tiga pasangan andalan, yaitu Marcus/Kevin, Ahsan/Hendra, dan Fajar/Rian hanya untuk dua kejuaraan di Jerman Terbuka Super 300 dan All England.

“Saya memang menurunkan tiga pasangan ini di Jerman dan All England saja, karena kalau ikut ke Swiss juga akan sulit mengatur peak performance-nya. Untuk target di dua turnamen itu juga berbeda. Target utamanya sudah pasti All England. Sementara kalau di Jerman, bahasanya itu target antara. Jadi apapun hasilnya di Jerman ya hanya antara, karena kita atur peak-nya di All England,” jelas Herry.