BolaSkor.com - Beredar keanehan pada foto bus Persija Jakarta di dunia maya. Tulisan dan logo tim berjuluk Macan Kemayoran itu telah hilang. Apakah ini dampak dari restrukturisasi manajemen?

Bus tersebut didatangkan di era Gede Widiade sebagai direktur utama dan Muhammad Rafil Perdana selaku Chief Operating Officer (COO) Persija. Kini, keduanya telah mundur dari struktur manajemen tim ibu kota.

Nasib infrastruktur dan fasilitas Persija ramai dibicarakan seusai Gede dan Rafil keluar. Selain bus, lapangan latihan dan mes juga diragukan keberadaannya.

Lantas, apakah bus tersebut ikut ditarik menyusul pengunduran Gede dan Rafil? Nama terakhir mencoba menjelaskan duduk perkaranya.

Baca Juga:

Marko Simic Tidak Bisa Pulang karena Paspornya Ditahan Polisi Australia

Menpora Minta PSSI Kirimkan Pengacara untuk Marko Simic

"Kalau itu bukan cuma saya. Ada juga pihak ketiga yang terlibat. Tentu waktu saya dan Pak Gede di Persija kami sudah usahakan dan sepakati bus tersebut sudah dapat digunakan oleh tim," ujar Rafil kepada BolaSkor.com.

"Kalau manajemen baru silakan re-negosiasi dengan pihak-pihak terkait. Pihaknya siapa, mereka sudah tahu," kata Rafil menambahkan.

Kendali Persija kini ada di tangan Kokoh Afiat. Eks Direktur Keuangan PT Liga Indonesia (LI) itu mengambil posisi Gede. Kokoh sebelumnya mengurusi aktivitas keuangan di Persija.

"Karena pada saat kami di Persija, Pak Kokoh yang handle semua urusan kontrak administratif dan keuangan. Seharusnya tinggal melanjutkan bagaimana prosesnya," terang Rafil.

"Andil saya apa? Saya pribadi menjamin bus tersebut dapat digunakan oleh Persija. Pada saat saya keluar, saya dihubungi oleh pihak ketiga tersebut. Dan sudah saya persilakan untuk melanjutkan re-negosiasi kepada manajemen Persija yang baru," tuturnya.

Setelah keluar dari Persija, Rafil tidak mengetahui nasib bus tim berjuluk Macan Kemayoran itu. Disarankannya, manajamen baru tim ibu kota kembali menjalin pembicaraan dengan pihak ketiga yang menyediakan armada tersebut.

"Namun mereka menyampaikan sampai saat ini belum ada kontrak dengan Persija. Lalu selanjutnya? Saya sudah tidak tahu dan terlibat lagi dalam proses tersebut," imbuh Rafil.