BolaSkor.com - Josep Maria Bartomeu meninggalkan jabatannya sebagai Presiden Barcelona, Rabu (28/10) dini hari WIB setelah enam tahun memimpin klub Katalunya tersebut. Bartomeu mundur karena derasnya tuntutan mundur dari fans.

"Direksi dan saya senang dengan keputusan yang kami buat," kata Bartomeu pada konferensi pers. "Kami hanya meminta peliputan hukum, sama seperti yang diminta (pembuat mosi tidak percaya) dari Pemerintah Pusat."

Tuntutan agar Bartomeu mundur sudah semakin deras mengalir sejak Barcelona kalah 2-8 dari Bayern Munchen di Liga Champions musim lalu. Ditambah faktor lain semisal transfer pemain banderol tinggi kontribusi minim, plus niatan hengkang Lionel Messi, tuntutan itu semakin deras mengalir.

Petisi berisikan mosi tidak percaya kepada Bartomeu ditandatangani oleh 20.687 orang dari target 16.250 orang. Alhasil Bartomeu memilih mundur bersama direksinya dari masa jabatan yang bertahan hingga 2021 dan melakukannya sebelum 'dipecat' karena mosi tidak percaya.

Baca Juga:

Derasnya Desakan dari Fans Barcelona, Josep Maria Bartomeu Tinggalkan Jabatan Presiden

Pemain Barcelona Lainnya Harus Beradaptasi dengan Lionel Messi

Menilik 5 Pertemuan Terakhir Juventus Vs Barcelona di Eropa

Josep Maria Bartomeu

Bartomeu juga menuturkan alasan tak mau mundur lebih cepat setelah Barca kalah dari Bayern. Menurutnya ada beberapa hal penting yang harus diselesaikan terlebih dahulu.

"Pasca tersingkir dari Liga Champions, hal termudah adalah mengundurkan diri, tetapi keputusan harus diambil dan kami tidak segera mengundurkan diri. Selanjutnya, kami berada di tengah-tengah krisis dunia," imbuh Bartomeu.

"Kami tidak bisa meninggalkan klub di tangan dewan manajemen, siapa yang mempekerjakan pelatih baru? Siapa yang menandatangani? Siapa yang membela kelangsungan Messi? Siapa yang membuat proposal untuk menyesuaikan gaji? Kami memahami bahwa keputusan harus dibuat berdasarkan tanggung jawab, meskipun keputusan itu tidak nyaman dan tidak populer."

Lantas selepas mundurnya Bartomeu dari jabatan Presiden Barcelona apa yang terjadi selanjutnya? Berikut situasi Barcelona dikutip dari Marca:

Posisi Presiden Barcelona

Tidak ada Presiden Barcelona yang baru selepas Bartomeu dan Direksi Interim (sementara) akan memimpin klub sampai adanya presiden baru. Mereka akan memiliki tugas memberikan keputusan setiap harinya di klub serta mengatur pemilih presiden baru.

Pemilihan Presiden Baru

Akan ada periode tiga bulan dalam proses pemilihan presiden baru Barcelona. Potensi pemilihan itu bisa berlangsung lebih cepat sebelum akhir tahun 2020 karena jabatan Presiden Barcelona tidak bisa terlalu lama kosong.

Pemimpin Direksi Interim Barcelona

Untuk sementara waktu Direksi Barcelona akan dipimpin oleh Carles Tusquets, Presiden Komisi Ekonomi Barcelona dan ia juga akan menjadi presiden sementara Barcelona sampai ada presiden baru datang.

Carles Tusquets pebisnis asal Katalunya yang terkenal dan tahun lalu menjadi kandidat Presiden Barcelona Chamber of Commerce. Pada usia 27 tahun Tusquets telah menjadi harta berharga bagi Barcelona dan sekarang memiliki Trea Capital.