BolaSkor.com – Pelatih Timnas Indonesia U-19, Fakhri Husaini sampai dengan saat ini masih belum mendapatkan kepastian terkait dengan masa depannya di Skuat Garuda Muda. Bahkan ketika PSSI sudah ingin memperkenalkan Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia, Fakhri Husaini belum bertemu dengan PSSI.

Kontrak Fakhri Husaini memang habis pada bulan Desember ini. Ditangan Fakhri Husaini Timnas Indonesia U-19 berhasil meraih gelar peringkat ketiga Piala AFF U-18 dan membawa Amiruddin Bagus Kahfi dan kawan-kawan lolos ke Piala Asia U-19 di Uzbekistan.

Mantan pelatih PKT Bontang ini mengaku memang sebelumnya ada pertemuan antara dirinya dengan Direktur Teknik PSSI, Danurwindo untuk menyerahkan berkas dan berbincang soal evaluasi Timnas Indonesia U-19 selama setahun belakangan.

Baca Juga:

Masa Depan Indra Sjafri dan Fakhri Husaini Akan Diumumkan Bersamaan dengan Pelatih Timnas Indonesia

PSSI Harus Minta Izin ke PT Pupuk Kaltim jika Ingin Pertahankan Fakhri Husaini

Posisi Fakhri Husaini memang cukup sulit, pasalnya saat ini ia memiliki jabatan yang cukup penting di PT Pupuk Kaltim. Ini juga yang menjadi pertimbanganya untuk menentukan masa depannya di Timnas Indonesia U-19.

“Iya memang sebelumnya pada saat melakukan dinas ke Jakarta, saya bertemu dengan Danurwindo. Tapi kalau pertemuan dengan bu Sekjen atau pak Ketum sampai dengan saat ini masih belum ada,” kata Fakhri Husaini kepada BolaSkor.com.

“Ya tapai tidak masalah saya. Artinya gini saya ditunjuk bisa atau tidak bukan sepenuhnya persetujuan saya. Karena seperti kemarin saya statusnya karyawan PT Pupuk Kaltim. Kemarin juga karyawan.”

“Bahwa setelah saya ada promosi jabatan, diberikan tanggung jawab yang lebih tinggi lagi. Tapi tetap saja kalau nanti teknis kalau menunjuknya harus seperti kemarin (PSSI harus izin ke PT Pupuk Kaltim),” tambah Fakhri Husaini.

Mantan kapten Timnas Indonesia era 1990an ini juga menambahkan sebelumnya Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan juga sudah menyampaikan ingin bertemu dengannya. Tapi hal ini tak kunjung terealisasi.

“Sekarang prosesnya memang harus ke kantor dahulu. Tapi, saya tidak pernah dihubungi juga. Waktu Pak Iwan pernah sampaikan ke saya 'coach kita tentukan waktunya nanti yah'. Tapi udah lama itu, bahkan sebelum bertemu dengan bang Danur,” tutup Fakhri Husaini.