BolaSkor.com - Masa depan Ole Gunnar Solskjaer sebagai manajer Manchester United dikabarkan masih aman. Namun, Solskjaer wajib membawa The Red Devils berbicara banyak di Liga Champions jika tidak ingin didepak.

Posisi Ole Gunnar Solskjaer masih aman hingga saat ini. Apalagi, The Red Devils memiliki poin yang sama dengan Chelsea dan Liverpool yang berada di papan atas Premier League.

Namun, menurut laporan Eurosport, karier Solskjaer di Man United bukan ditentukan oleh capaian di Premier League, melainkan Liga Champions. Apalagi, ini adalah tahun keempat Solskjaer menukangi Man United. Manajemen ingin Solskjaer membuat The Red Devils melaju jauh di Liga Champions.

Baca Juga:

6 Talenta Muda yang Dapat Menyita Perhatian di Piala Liga

Usia 36 Tahun, Sprint Cristiano Ronaldo Mencapai 32 Km per Jam

Hasil Putaran Tiga Piala Liga: Chelsea dan Arsenal Lolos, Man United Angkat Koper

Pada musim lalu, Manchester United gagal lolos dari babak grup. Man United hanya menempati posisi ketiga dan turun kasta ke Liga Europa.

Namun, ketika itu, kegagalan Man United bisa diterima manajemen lantaran saling sikut dengan dua tim kuat, Paris Saint-Germain dan RB Leipzig.

"Saya akan mengatakan semua percakapan dengan klub yang telah direncanakan untuk jangka panjang. Tentu saja kami menginginkan hasil jangka pendek, tetapi saya telah melakukan dialog positif yang baik dengan rencana yang kami buat," terang Solskjaer dalam wawancara pada 2020.

"Klub melihat gambaran lebih besar dan kami tidak bisa berpikir serta bereaksi terhadap satu atau dua hasil. Kami harus melihat jauh ke belakang dan bertanya arah mana yang akan dituju."

Kali ini, tak ada jalan lain bagi Solskjaer selain membuat Man United lolos dari babak grup. Meskipun, pada matchday 1 menelan kekalahan dari Young Boys.

Selain Young Boys, Man United juga akan saling jegal dengan Atalanta dan Villarreal. Rencananya, David de Gea dan kawan-kawan akan menjamu Villarreal pada 29 September sebelum melawan Atalanta pada 20 Oktober dan 2 November.