Manchester – Yaya Toure bisa jadi gelandang terbaik di dunia asal tidak berasal dari Afrika. Hal itu disebut rekan setim Toure, Samir Nasri, lantaran pemain berkebangsaan Pantai Gading itu seakan tak mendapat pengakuan sebagai pemain tengah terbaik dunia. Bersama Nasri, Toure turut menyumbangkan gol kemenangan Manchester City di final Piala Liga melawan Sunderland Minggu kemarin. Gelandang 30 tahun itu mencetak gol indah dari sepertiga lapangan di menit 55. Ini adalah gol ke-17 Toure di semua kompetisi. Melihat performa apik rekannya musim ini, Nasri mengklaim mantan pemain Barcelona itu sebagai gelandang kelas dunia. “Saya lelah berbicara tentang Yaya, anda harus tahu tentang dia. Jika dia bukan orang Afrika setiap orang akan mengatakan dia adalah gelandang terbaik di dunia. Dia bisa melakukan segala hal – dia bisa mencetak gol, dia bisa bertahan, dia bisa menyerang. Ketika dia mendapat bola, dia sangat kuasa,” kata Nasri seperti dilansir Mirror. “Anda hanya harus mengagumi cara dia bermain karena dia adalah pemain hebat. Saya mungkin jadi sedikit bias karena dia adalah teman saya, tapi untuk saya, dia berada di tiga besar pemain tengah terbaik di dunia.” Nasri juga mengungkapkan, Toure bisa saja mendapat pengakuan dari kalangan sepak bola dunia sebagai salah satu pemain terbaik, andai saja pemain bernama lengkap Gneneri Yaya Toure itu berasal dari Amerika Latin. “Tentu saja itu itu diperhitungkan lantaran dia berasal dari Pantai Gading. Jika dia berasal dari Argentina atau Brasil setiap orang akan berbicara tentang dia, semua orang. Anda mengetahui beberapa orang Brasil atau Argentina, saya tak akan mengatakan hal salah, namun karena mereka dari negara ini anda membayar 40 juta pound atau 50 juta pound untuk mereka,” Papar Nasri. “Seseorang seperti Yaya, yang telah memenangkan setiap trofi, dia selalu di sana. Katakan kepada saya satu gelandang bertahan, yang bisa maju ke depan seperti dia, yang bisa mencetak 16 atau 17 gol dalam satu musim. Katakan kepada saya satu saja dan kemudian kita bisa bicara.” Demikian Nasri.