BolaSkor.com - Manchester City meresmikan kedatangan Nathan Ake. Pemain berkebangsaan Belanda itu ditebus dari Bournemouth dengan uang yang dilaporkan mencapai 41 juta poundsterling.

Harga tersebut tentu cukup mahal untuk seorang bek dari tim yang terdegradasi. Namun jika melihat rekam jejak Pep Guardiola selama menangani Manchester City, hal itu tidaklah mengejutkan.

Sejak datang ke Etihad Stadium pada 2016, Guardiola sudah mengeluarkan uang cukup banyak untuk membeli pemain berposisi bek. Meski begitu, manajer berkebangsaan Spanyol itu nampak belum puas juga dengan barisan pertahanannya terutama untuk sektor bek tengah.

Baca Juga:

Resmi Gabung Manchester City, Mimpi Ferran Torres Dilatih Pep Guardiola Terwujud

Manchester City Vs Real Madrid, Tim Tamu Coba Manfaatkan Keuntungan Laga Tanpa Penonton

Real Madrid Punya Andil Kembangkan Kemampuan Melatih Pep Guardiola

John Stones gagal menjawab ekspektasi Guardiola

Guardiola memang punya kriteria khusus yang wajib dimiliki bek tengah timnya. Hal itu dilakukan agar filosofi permainannya yang mendewakan penguasaan bola berjalan dengan sempurna.

Kriteria bek tengah idaman Guardiola tidak hanya kuat dalam bertahan. Namun ia mencari pemain yang bisa mengalirkan bola secara akurat dengan visi bermain yang bagus.

Pada 2016, Guardiola mendatangkan John Stones dari Everton dengan nilai transfer mencapai 47,5 juta poundsterling. Pemain yang kala itu masih berusia 22 tahun langsung menyandang predikat bek termahal dunia.

Sayang penampilan Stones tak konsisten. Ia bahkan sering membuat blunder fatal sehingga terlempar dari skuat utama.

Kedatangan Ake bahkan bisa mengakhiri karier Stones di Manchester City. Manajemen The Citizens memang berniat menjualnya musim panas ini.

Setahun berselang, Guardiola kembali membenahi lini pertahanannya. Kali ini ia membeli dua bek sayap sekaligus yaitu Kyle Walker dan Benjamin Mendy.

Harga dua pemain tersebut jika ditotal menembus angka 100 juta poundsterling. Namun hingga musim ini, Walker dan Mendy tidak selalu menjadi andalan Manchester City di posisi bek sayap.

Aymeric Laporte dan Pep Guardiola

Pada awal tahun 2018, Guardiola kembali menghambur-hamburkan uang demi seorang bek tengah. Kali ini ia mendatangkan Aymeric Laporte dari Athletic Bilbao dengan biaya 58 juta poundsterling.

Kedatangan pemain berkebangsaan Prancis itu nampak cukup membuat Guardiola puas. Ia tak segan memuji Laporte sebagai bek terbaik dunia.

Kepercayaan Guardiola kepada Laporte begitu tinggi. Ia bahkan tak membeli bek baru pada awal musim ini meski ditinggal Vincent Kompany.

Hal itu akhirnya menjadi sebuah blunder karena Laporte mengalami cedera parah dan harus absen selama lima bulan. Hal itu tentu menjadi salah satu alasan Manchester City kerap terpeleset hingga kalah bersaing dengan Liverpool di Premier League.

Kegagalan tersebut nampak membuat Guardiola belajar. Kehadiran Ake yang bisa bermain di beberapa posisi membuat Manchester City punya lebih banyak opsi di lini pertahanan.