BolaSkor.com – Negosiasi antara manajemen Persija Jakarta dan Marko Simic masih berjalan cukup alot. Keduanya masih belum menemukan titik terang terkait dengan kelanjutan nasib pemain asal Kroasia tersebut.

Kontrak penyerang berusia 31 tahun tersebut akan berakhir setelah Liga 1 2019 berakhir. Jika tidak diperpanjang, maka Persija Jakarta akan kehilangan Marko Simic secara cuma-cuma.

Saat ini, kedua belah pihak intens bernegosiasi untuk mencari angka yang tepat. CEO Persija Jakarta, Ferry Paulus mengatakan sampai dengan saat ini nilai kontrak yang diminta Marko Simic masih terlampau mahal untuk ukuran sepak bola Indonesia.

Baca Juga:

Edson Tavares Perlahan Sedang Membangun Tim Masa Depan Persija Jakarta

Persija Jakarta Terus Lanjutkan Tren Positif di Era Edson Tavares

"Persija Jakarta bukan tidak menjangkau permintaan nilai kontraknya. Jangan salah. Namun, belum ada kata sepakat dan belum pas dengan angka yang dimintanya. Banderol Simic itu belum pas untuk ukuran sepak bola Indonesia " ujar Ferry Paulus kepada wartawan di Stadion Pakansari, Cibinong, beberapa waktu yang lalu.

Pria asal Manado ini cukup memahami mengapa Simic seperti itu. Ini karena, ketajaman penyerang berusia 31 tahun itu telah terbukti di gawang lawan. Saat ini, Simic menjadi top skor sementara Liga 1 2019 dengan torehan 23 gol.

"Ya saya rasa wajar saja dia seperti itu, karena memang dia itu top skorer. Juga menjadi bagian penting dari setiap gol-gol yang ada. Jadi menurut saya wajar saja dia meminta lebih," imbuh Ferry Paulus.

Marko Simic memang menjadi bagian penting untuk Persija Jakarta pada dua musim terakhir. Tahun lalu ia berperan besar saat Macan Kemayoran meraih trable winner. Tahun ini ia berhasil menjadi top skorer Liga 1 2019 dan membawa Persija Jakarta menjauh dari zona degradasi.