BolaSkor.com - Manchester United melalui musim 2018-2019 dengan terseok-seok. Berstatus sebagai tim paling populer di Inggris, The Red Devils justru mengalami sejumlah kegagalan. Walhasil, tidak mudah menjadi pendukung Man United pada musim ini.

Manchester United sudah terlihat tidak meyakinkan jelang musim 2018-2019 bergulir. Ketika klub Premier League lainnya seperti Manchester City, Chelsea, dan Liverpool aktif di bursa transfer, Man United justru pasif.

The Red Devils hanya memboyong Diogo Dalot, Lee Grant dan Fred. Sebagian suporter menilai ketiga pemain tersebut belum cukup membawa Man United bersaing dengan tim lainnya.

Kekhawatiran suporter terbukti. Manchester United tampil angin-anginan sejak awal musim. Fred sebagai pemain anyar paling sering diturunkan pun tidak menunjukkan performa seperti yang diharapkan.

Manchester United kian terpojok setelah terjadi permasalahan internal. Jose Mourinho dilaporkan menjadi aktor utama. The Special One bersiteru dengan anak emas pihak manajemen, Paul Pogba.

Baca Juga:

Cuci Gudang, Manchester United Akan Lepas 10 Pemain Muda

Menilik Perbandingan Skuat Treble Manchester City 2019 dengan Manchester United 1999

David De Gea Paksa Manchester United Memberi Komisi Penjualan Rp 541 Miliar

Manchester United

Pada akhirnya, Manchester United memecat Mourinho dan menunjuk Ole Gunnar Solskjaer sebagai manajer interim. Meski sempat tampil meroket pada awal kepemimpinan Solskjaer, namun The Red Devils kembali ke habitatnya yakni inkonsisten.

Terdapat beberapa faktor yang membuat Man United terpuruk. Satu di antara yang paling mencolok adalah performa pemain penting merosot tajam.

Sebut saja David De Gea, Alexis Sanchez, Romelu Lukaku hingga Pogba. Deretan pemain yang diharapkan mampu mengatrol Man United itu justru gagal menunjukkan performa terbaik.

De Gea rajin bikin blunder. Lukaku dan Sachez tidak tajam. Sedangkan, Pogba lebih banyak berurusan dengan hal di luar lapangan.