BolaSkor.com - Di tengah ingar-bingar publik soal akuisisi Newcastle United dari Mike Ashley ke PCP Capital Partners, penggemar klub sudah mulai membayangkan gambaran skuad dan manajer anyar jika klub benar-benar telah diambilalih PCP.

PCP dipimpin Amanda Staveley dan memiliki dukungan finansial kuat dari Arab Saudi, langsung di bawah Pangeran Mohammad bin Salman yang notabene Putra Mahkota Arab Saudi. Dengan PIF (Public Investment Fund) mereka akan membeli 80 persen saham Newcastle.

Pro dan kontra masih mengiringi isu pengambilalihan tersebut, sebab masih ada yang menilai pihak Arab Saudi tak layak memiliki klub Premier League karena catatan hak asasi manusia. Belum lagi pertentangan dari sponsor penyiar Premier League.

Baca Juga:

5 Pemain Bintang yang Berpeluang Menjadi Bagian Era Baru Newcastle United

Mengenal Yasir Al-Rumayyan, Calon Pemilik Baru Newcastle United Kepercayaan Pangeran Salman

5 Pelatih Hebat yang Sedang Menganggur

Mauricio Pochettino

Akan tapi itu tidak menghentikan fans untuk bermimpi. Salah satu manajer yang kabarnya akan jadi manajer klub menggantikan Steve Bruce adalah Mauricio Pochettino.

Manajer asal Argentina tidak lagi melatih sejak terakhir membesut Tottenham Hotspur selama lima tahun (2014-2019). Karier kepelatihannya telah berbicara banyak.

Pochettino mengembangkan Tottenham dengan filosofi permainan mereka, plus mengorbitkan pemain-pemain muda berbakat yang kini jadi bintang Eropa, misalnya seperti: Harry Kane, Dele Alli, Eric Dier, dan Son Heung-min.

Menurut kabar yang dimuat Mirror, Newcastle akan menjadikan Pochettino sebagai manajer dengan bayaran tertinggi ketiga di dunia setelah Diego Simeone dan Pep Guardiola.

The Magpies akan menawarkan kontrak 19 juta poundsterling per tahunnya - per pekan 400.000 poundsterling - untuk Pochettino agar ia datang ke Saint James Park. Newcastle berharap Pochettino bisa memberikan magisnya seperti kala ia membesut Spurs.

Pochettino (48 tahun) juga pernah berkata Februari lalu tidak keberatan melatih kembali di Premier League, walau pun tim yang dilatihnya tim rival Spurs.

"Saya ingin bekerja lagi di Premier League. Saya siap dan menanti tantangan berikutnya. Memiliki keyakinan dan kepercayaan diri lagi akan jadi hal yang fantastis," tutur Pochettino Februari lalu.