BolaSkor.com - UEFA menunjuk wasit asal Belanda Bjorn Kuipers bertugas menjadi pengadil pada laga semifinal Lia Champions antara RB Leipzig melawan Paris Saint Germain (PSG), di Estadio da Luz, Rabu (19/8) dini hari WIB.

Bjorn Kuipers merupakan salah satu wasit yang dihormati dan berpengalaman di Eropa saat ini. Dia pernah memimpin laga-laga besar seperti final Liga Champions pada 2014. Dia juga langganan bertugas di kancah Piala Eropa dan Piala Dunia.

Namun tidak semua bakal senang mengetahui laga semifinal nanti akan dipimpin Kuipers. Salah satu pihak yang tampaknya tidak senang itu adalah bintang PSG asal Brasil Nyemar. Ya, sang bintang memang pernah punya pengalaman pahit berlaga dipimpin oleh wasit asal Belanda itu. Neymar pernah dua kali menjalani laga yang diwasiti Kuipers. Kedua laga yang terjadi pada 2018 itu meninggalkan kesan tidak menyenangkan buat sang pemain.

Baca Juga:

Runtuhnya Era Tim Inggris dan Spanyol di Liga Champions

Reuni Pelatih Bundesliga Berpeluang Terjadi di Semifinal Liga Champions

Prediksi PSG Vs RB Leipzig: Duel Murid Melawan Guru dari Jerman

Pertemuan pertama terjadi saat Brasil melawan Kosta Rika pada pertandingan penyisihan grup Piala Dunia 2018. Sepanjang laga Neymar kesulitan mengembangkan permainan karena mendapat pengawal ketat dan keras dari lawan. Sepanjang laga Neymar terlibat 23 kali duel melawan bek Kosta Rika dan hanya mendapatkan empat pelanggaran.

Brasil memang berhasil memenangkan laga berkat gol Philippe Coutinho dan Neymar di pengujung laga. Namun Neymar jelas terlihat tidak puas dengan kepemimpinan Kuipers. Bahkan sepanjang laga keduanya acap terlibat adu argumentasi. Suatu saat Kuipers juga terlihat kesal karena Neymar selalu protes dan meminta sang pemain untuk menutup mulut. Tak ketinggalan, Kuipers juga memberikan Neymar kartu kuning karena protesnya.

Selang beberapa bulan kemudian, Neymar kembali berjumpa Kuipers. Kali ini saat Neymar membela PSG menghadapi Napoli di laga fase grup Liga Champions. Serupa dengan yang terjadi di Piala Dunia, laga di Stadion San Paolo juga diwarnai adu argumentasi antara Neymar dan Kuipers. Saking panasnya, Thiago Silva dan Kylian Mbappe harus berjuang keras menahan Neymar yang berulang kali berusaha mendekati sang pengadil. Dan seperti di Piala Dunia, kali ini Kuipers juga menghadiahi Neymar kartu kuning.

"Wasit mengatakan sesuatu yang seharusnya tidak diucapkan. Itu sangat tidak pantas. Saya tidak ingin mengulangi apa yang dikatakannya kepada saya," ujar Neymar usai laga seperti dikutip ESPN.

"Seseorang di atas sana harus melakukan sesuatu. Dia tidak boleh kurang ajar seperti itu kepada saya. Di atas lapangan kami diminta berlaku hormat kepada wasit. Kami juga menerima hal yang sama."

Di luar hubungan yang menarik dengan Neymar, Kuipers tercatat sudah empat kali memimpin laga PSG. Dar empat laga tersebut, PSG hanya mencatat sekali menang (vs Dynamo Kiev) dan sisanya berakhir imbang (vs Napoli, Barcelona, dan Chelsea).

Sedangkan RB Leipzig baru sekali dipimpin Kuipers. Yaitu saat Leipzig kalah 2-5 dari Marseille pada perempat final Liga Europa dua musim lalu.