BolaSkor.com - Pelatih asal Portugal, Jorge Jesus, memberi saran kepada Neymar agar bisa mencapai level bermain Cristiano Ronaldo. Jesus menilai Neymar harus mengubah pola pikirnya terlebih dahulu untuk mencapai level Ronaldo.

Neymar, 27 tahun, merupakan pemain bertalenta yang namanya sudah sering disebut sejak ia masih memperkuat Santos dan Barcelona. Namun, level bermain pemain asal Brasil tidak pernah mencapai level dua 'alien': Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Alih-alih fokus menguatkan kemampuannya, Neymar malah lebih sering dihiasi pemberitaan hidup mewah di luar lapangan sepak bola. Itulah mengapa Jesus, kini melatih Flamengo, menilai Neymar harus terlebih dahulu mengubah pola pikirnya.

Baca Juga:

Baru Setahun, Cristiano Ronaldo Bikin Keuntungan Juventus Berlipat

Peraturan FIFA Muluskan Rencana Barcelona Boyong Neymar pada Musim Panas 2020

Neymar Tak Lagi Masuk Rencana Transfer Barcelona

Cristiano Ronaldo

"Dia (Neymar) harus mengubah pola pikirnya atau dia tidak akan mencapai levelnya (Ronaldo). Jika Anda melihat hal di luar sepak bola lebih penting ketimbang menyempurnakan permainan Anda, maka Anda tidak pernah jadi yang terbaik. Itulah yang dimiliki Ronaldo, punya passion (untuk sukses). Itulah bedanya," ucap Jesus, dilansir dari Sport-English.

Soal talenta Bintang PSG (Paris Saint-Germain) itu memang tidak diragukan lagi, tapi, akan sulit baginya untuk meraih Ballon d'Or jika tak fokus bermain sepak bola, plus Neymar juga tidak beruntung dengan cedera yang kerapkali menerjangnya.

Sebaliknya, Jesus melihat Ronaldo sebagai panutan sesungguhnya bagi anak-anak yang baru mau mulai bermain sepak bola. Melalui kerja keras dan determinasi tinggi, pemain asal Portugal berusia 34 tahun bisa mencapai level bermainnya saat ini.

"Bagi saya, Cristiano Ronaldo yang terbaik. Saya tidak meragukannya. Dia tidak mencetak 10 atau 20 gol, tapi 30, 40, atau 50 gol. Dia tidak perlu bermain artistik seperti Messi," imbuh Jesus.

"Semuanya harus mencontoh Ronaldo. Tidak hanya dari kualitasnya, tapi mengenai bagaimana dia sebagai profesional, bagaimana caranya mencapai level seperti sekarang ini. Ini seharusnya jadi pelajaran untuk anak-anak di seluruh dunia yang ingin bermain sepak bola," pungkasnya.