BolaSkor.com - Kabar tidak sedap menghampiri Tottenham Hotspur. Sang manajer, Antonio Conte dikabarkan bisa mengundurkan diri pada akhir bulan ini.

Conte menerima tawaran Tottenham untuk menduduki kursi manajer pada awal November silam. Ia menggantikan posisi Nuno Espirito Santo yang dipecat.

Bersama Conte, Tottenham secara perlahan mampu bangkit. The Lilywhites kini menjadi penantang serius untuk memperebutkan posisi empat besar.

Hal itu tentu membuat petinggi Tottenham puas. Keputusan mereka menunjuk Conte terbukti tepat.

Baca Juga:

Ragukan Rangnick, Scholes Minta Man United Bajak Antonio Conte

Kelemahan Tottenham Semakin Terlihat, Conte Sampai Bingung Mau Perbaiki dari Mana

Antonio Conte Tak Mau Panaskan Situasi Romelu Lukaku di Chelsea

Sayangnya hubungan mereka dengan Conte justru memburuk belakangan ini. Pangkal masalahnya adalah keengganan manajemen Tottenham memberikan dana segar di bursa transfer musim dingin.

Meski telah membawa Tottenham ke jalur yang benar, Conte menilai timnya masih banyak kekurangan. Maka dari itu ingin memanfaatkan bursa transfer musim dingin untuk menambah kekuatan.

Conte memang sempat mengakui kualitas skuatnya belum cukup baik untuk bersaing dalam perburuan gelar. Kekalahan atas Chelsea pada semifinal Piala Liga kian menegaskan hal itu.

Akibat masalah ini, Conte merasa telah dibohongi. Dukungan penuh di bursa transfer memang menjadi salah satu janji petinggi Tottenham saat menawarinya pekerjaan ini.

Menurut laporan Daily Mail, rumor mundurnya Conte sudah sampai ke ruang ganti Tottenham. Sejumlah pemain khawatir hal itu akan menjadi kenyataan.

Petinggi Tottenham kini punya waktu dua pekan untuk memperbaiki hubungannya dengan Conte. Mendatangkan satu sampai dua pemain baru diyakini akan membuat sang manajer bertahan.

Tottenham juga harus mewaspadai manuver klub lain seperti Manchester United. Setan Merah memang masih mencari manajer permanen untuk musim depan.

Conte tentu tergoda untuk bisa mengisi jabatan tersebut. Mundur dari Tottenham bisa membuka jalannya melanjutkan tongkat estafet dari Ralf Rangnick.