BolaSkor.com - Faktor uang nampaknya menjadi salah satu alasan Mesut Ozil enggan meninggalkan Arsenal pada bursa transfer musim panas kemarin. Padahal dirinya seperti sudah tidak punya masa depan di klub asal London Utara tersebut.

Ozil sudah tidak pernah tampil membela Arsenal lagi sejak Maret silam. Padahal gelandang berkebangsaan Jerman itu tidak sedang mengalami cedera.

Manajer Arsenal, Mikel Arteta menyebut kurangnya loyalitas Ozil kepada klub sebagai salah satu alasan menepikan sang bintang. Mantan pemain Real Madrid itu memang sempat menolak kebijakan pemotongan gaji yang dilakukan manajemen pada masa pandemi.

Baca Juga:

Evolusi Taktik Sepak Bola Ikut Berperan Bunuh Karier Mesut Ozil

5 Pemain Top yang Tidak Masuk Skuad Liga Champions dan Liga Europa 2020-2021

Mikel Arteta Yakin Arsenal Lebih Berkembang Tanpa Mesut Ozil

Mesut Ozil

Arsenal coba mengusir Ozil secara halus dengan mencoretnya dari daftar pemain yang berlaga di Liga Europa. Namun ia tetap memilih bertahan meski ada tawaran menggiurkan dari klub Arab Saudi, Al-Nassri.

Dilansir Mirror, faktor ekonomi menjadi salah satu alasan Ozil memilih tetap bertahan di Emirates Stadium. Keputusan tersebut secara otomatis membuatnya diganjar uang sebesar 8 juta poundsterling atau setara dengan Rp153 miliar dari pihak klub.

Uang tersebut merupakan bonus loyalitas Ozil karena tetap bertahan di Arsenal. Hal itu sudah diatur dalam klausul kontraknya.

Hal ini nampaknya menjadi sebuah iorni untuk Arsenal. Di tengah usaha memperketat pengeluaran, The Gunners justru harus memberikan bonus kepada Ozil secara cuma-cuma.

Apalagi Ozil merupakan salah satu pemain bergaji tertinggi di Arsenal dengan bayaran sebesar 350 ribu poundsterling per pekan. Sebuah angka yang sangat tinggi untuk pemain tidak terpakai.

Ozil sendiri sudah berkomitmen untuk tetap bertahan di Arsenal hingga kontraknya usai pada musim panas tahun depan. Ia tak peduli meski tidak diberi kesempatan bermain.