BolaSkor.com - Mantan pembalap Mercedes, Nico Rosberg, ikut memertanyakan motivasi Valentino Rossi tetap membalap di usia 41 tahun. Rosberg merasa ada sesuatu selain pembuktian yang membuat The Doctor bertahan.

Tak seperti Rossi, Rosberg memilih mengakhiri karier lebih cepat. Pembalap asal Jerman itu pensiun di usia 31 tahun, beberapa saat sebelum memastikan gelar juara dunia Formula 1 (F1) 2016.

Tak ada penyesalan di benak Rosberg di masa pensiun. Justru, Rosberg lega karena bisa meninggalkan F1 dengan status juara dunia.

“Saya benar-benar sudah melewati segalanya demi meraih gelar. Jadi saya ingin gelar itu tetap berkesan. Ini hanya soal kapan Anda berkata, 'Hei, aku sudah melakukan segalanya selama bertahun-tahun. Konsentrasi, kompromi, dan dedikasi yang kukerahkan sudah gila-gilaan'," tutur Rosberg.

Baca Juga:

Bos Dorna Pastikan Tak Ada Isu Rasial di MotoGP

Valentino Rossi Sempat Terbantu Nama Besar Sang Ayah

"Jadi itu momen sempurna bagi saya untuk berhenti. Selain itu, bagi saya, pensiun ketika masih ada di puncak, adalah hal yang akan saya bawa di sisa hidup saya, dan itulah yang saya jalani sekarang dan hal itu memberi dampak yang positif, karena kenangan terakhir saya adalah kenangan yang terbaik," imbuh dia.

Senada dengan Rosberg, mantan pembalap Ducati, Casey Stoner, juga memertanyakan mengapa Rossi masih bertahan di MotoGP. Stoner bahkan miris melihat mantan rivalnya itu kini seperti tidak dihargai.

Namun, Rosberg tetap menghargai keputusan Rossi. Selama juara dunia sembilan kali itu masih bahagia, tak ada salahnya tetap bertahan.

“Saya rasa tak apa-apa jika Rossi tetap balapan selama dia bersenang-senang," ungkap Rosberg.