BolaSkor.com - Penyerang anyar Barcelona, Lionel Messi, dikabarkan akan mendapatkan upah senilai 110 juta euro atau sekitar Rp1,84 triliun untuk kontrak selama tiga tahun. Nilai tersebut membuat Messi sejajar dengan Neymar dan lebih tinggi dari Kylian Mbappe.

Lionel Messi bergabung dari Barcelona ke Paris Saint-Germain pada musim panas kemarin. Barca terpaksa merelakan Messi angkat kaki karena terbentur dengan aturan finansial LaLiga.

Baca Juga:

Barcelona Sebenarnya Bisa Menahan Lionel Messi

Hasil Laga Liga Champions: Liverpool Tekuk Milan, Madrid Menang Telat atas Inter

Wasit Premier League Kembali Jadi Sorotan, Kali Ini di Laga Liga Champions

Lionel Messi

Padahal, Messi bersedia memangkas gajinya hingga 50 persen demi bertahan di Barca. Itu artinya, La Pulga akan mendapatkan upah bersih senilai 30 juta euro per musim.

Menurut laporan L'Equipe, kontrak striker 34 tahun tersebut di PSG akan memiliki perbedaan pada tahun pertama dan tahun berikutnya. Pada musim pertama, Messi akan mendapatkan gaji 30 juta euro.

Sementara itu, pada musim kedua, Messi akan mendapatkan 40 juta euro per musim. Jika sepakat bertahan, Messi akan mendapatkan 40 juta euro lagi pada musim ketiga.

Selain itu, pundi-pundi Messi bisa bertambah karena telah terkait dengan situs cryptocurrency, Crypto.com. Dengan begitu, Messi bisa mendapatkan 30 juta euro lagi selama masa kontraknya.

Menariknya, sebagian dari gaji Messi akan dibayar oleh token penggemar melalui cryptocurrency. Cara tersebut memungkinkan para suporter terlibat dalam sejumlah keputusan kecil terkait PSG.

Nilai tersebut membuat Messi memiliki gaji yang mirip dengan Neymar. Sementara itu, bintang PSG lainnya, Kylian Mbappe, hanya mendapatkan 25 juta euro per musim. Striker tim nasional Prancis tersebut dikabarkan menolak memperpanjang kontrak dan akan hengkang dengan status bebas transfer.