BolaSkor.com - Sebuah umpan David Beckham dari dari sisi kanan mampu disundul Zinedine Zidane ke tiang jauh menaklukkan Mariano Barbosa. Begitulah cara Zizou menutup kisah indahnya di depan publik Santiago Bernabeu.

Momen tersebut terjadi pada 7 Mei 2006 saat Real Madrid menjamu Villarreal pada laga pekan ke-37 LaLiga 2005-2006. Beberapa pekan sebelumnya, Zidane telah menyatakan keputusannya untuk gantung sepatu di akhir musim seusai Piala Dunia 2006.

Sadar itu merupakan laga kandang terakhir Zidane, suporter Madrid memenuhi Santiago Bernabeu. Mereka melupakan kekecewaannya terhadap penampilan tim asuhan Juan Ramon Lopez Caro demi memberikan penghormatan terakhir kepada sang legenda.

Laga ini seperti akan berjalan karena Madrid tampil dominan di awal pertandingan. Julio Baptista mampu membuka keunggulan Madrid pada menit ke-23.

Baca Juga:

Del Piero Kenang Momen Indah Jadi Rekan Setim Zinedine Zidane

Zinedine Zidane Mirip Sang Mantan, Juventus Diminta Cari Opsi Lain

Juventus Belum Menyerah Kejar Zinedine Zidane

Namun Villarreal yang pada musim tersebut menembus semifinal Liga Champions tidak mau mengalah begitu saja. The Yellow Submarine bahkan mampu membaikkan kedudukan dalam tempo delapan menit saja melalui gol bunuh diri Mejia dan aksi Diego Forlan.

Zidane yang tak mau mengakhiri petualangannya di Bernabeu dengan kekalahan coba menunjukkan aksi-aksi magisnya. Beberapa kali ia sempat memberikan umpan-umpan matang kepada para penyerang Madrid meski gagal dikonversi menjadi gol..

Pada menit ke-67, Zidane sendiri yang akhirnya mencatatkan namanya di papan skor. Bukan dengan sebuah tendangan keras atau diawali dengan mengecoh lawan, Pemain berkepala plontos ini mencetak gol melalui sundulan.

Drama tersaji di penghujung pertandingan. Villarreal dan Madrid saling berbalas gol lagi sehingga laga berakhir dengan skor 3-3.

Zidane sendiri ditarik keluar pada masa injury time ketika kedudukan sudah imbang. Seisi stadion langsung memberikan standing ovation ketika sang legenda berjalan keluar lapangan untuk digantikan Raul Bravo.

Setelah pertandingan usai, Zidane kembali masuk ke lapangan untuk memberikan salam perpisahan kepada publik Santiago Bernabeu. Ia juga sempat bertukar kostum dengan gelandang andalan Villarreal, Juan Roman Riquelme.

Zidane didatangkan Madrid pada musim panas 2001 dari Juventus dengan memecahkan rekor transfer dunia. Pemain berkebangsaan Prancis itu bermain selama lima musim dan mempersembahkan satu gelar LaLiga dan satu trofi Liga Champions.

Pada awal tahun 2016 Januari, Zidane kembali ke Madrid dengan status baru yaitu pelatih. Tangan dinginnya langsung menghasilkan tiga trofi Liga Champions secara beruntun dan satu gelar LaLiga.

Zidane sempat membuat publik terkejut usai mengundurkan diri pada akhir musim 2017-2018. Namun kini ia telah kembali dan berusaha mempersembahkan berbagai trofi lagi untuk Madrid.