BolaSkor.com - Peluang Borussia Dortmund untuk terus melaju di Liga Champions 2020-2021 relatif berat setelah takluk 1-2 dari Manchester City pada leg pertama babak perempat final. Namun sejarah pernah mencatat superioritas Die Borussen atas wakil Inggris tersebut.

Tidak banyak yang menjagokan Dortmund dapat membalikkan keadaan pada leg kedua di Signal Iduna Park, Kamis (15/4) pukul 02.00 dini hari WIB. Perbedaan kualitas materi pemain kedua tim menjadi alasan utamanya.

Manchester City memang diperkuat banyak pemain berkategori bintang. The Citizens juga ditangani manajer sekelas Pep Guardiola.

Baca Juga:

Prediksi Dortmund Vs Man City: Die Borussen Bukan Raja Comeback

Tiga Momen Kontroversial Warnai Duel Manchester City Vs Dortmund

Raiola Konfirmasi Niat Haaland untuk Tinggalkan Dortmund Musim Panas Nanti

Sementara Dortmund relatif bergantung pada ketajaman Erling Haaland dan kreativitas Marco Reus. Racikan Edin Terzic dalam situasi seperti ini juga belum teruji.

Meski begitu, Dortmund tak perlu rendah diri di hadapan Manchester City. Wakil Jerman tersebut masih punya peluang yang cukup besar untuk lolos ke semifinal.

Dortmund hanya butuh menang 1-0 untuk mewujudkan hal tersebut. Itu bukanlah pekerjaan yang sangat berat dibandingkan kontestan lain di fase ini.

Apalagi Dortmund punya pengalaman mengalahkan Manchester City dengan skor identik. Momen itu terjadi pada fase grup Liga Champions 2012-2013.

Borussia Dortmund vs Manchester City

Kala itu, undian mempertemukan Dortmund dan Manchester City di grup D. Mereka berada di grup maut karena tergabung bersama Real Madrid dan Ajax Amsterdam.

Setelah hasil undian diumumkan, Madrid dan Manchester City dijagokan untuk lolos dari fase grup. Sementara Dortmund dan Ajax dianggap hanya akan memperebutkan tiket ke Liga Europa.

Namun kenyataan di lapangan sungguh berbeda. Dortmund tampil lebih superior dengan menjadi satu-satunya tim yang tak terkalahkan di grup ini.

Tim asuhan Jurgen Klopp akhirnya lolos ke 16 besar dengan status juara grup. Sementara posisi runner up direbut oleh Madrid.

Bagaimana dengan Manchester City? Jawara Premier League itu harus mengakhiri fase grup sebagai juru kunci.

Ironisnya lagi, Manchester City tak sekalipun mampu membukukan kemenangan. Itu menjadi penampilan terburuk mereka sepanjang berpartisipasi di Liga Champions.

Padahal Manchester city sebenarnya punya peluang untuk merebut tiket ke Liga Europa dan menghindari posisi juru kunci andai memenangi laga terakhir fase grup. Namun laga tandang ke markas Dortmund justru menambah derita tim asuhan Roberto Mancini tersebut.

Julian Schieber mencetak gol tunggal kemenangan Dortmund

Manchester City tak mampu berbuat banyak di kandang Dortmund. Mario Balotelli dan kawan-kawan takluk dengan skor tipis 1-0.

Padahal Klopp mencadangkan Robert Lewandowski dalam pertandingan ini. Namun Julian Schieber yang dipasang sebagai penggantinya justru mampu mencetak gol tunggal kemenangan Dortmund pada menit ke-57.

Kemenangan itu harusnya bisa menjadi tambahan motivasi Dortmund untuk menantang Manchester City. Sejarah kerap berulang dan bukan tidak mungkin terjadi lagi di Signal Iduna Park, dini hari nanti.