BolaSkor.com - Tidak mudah bagi seorang pemain untuk pindah ke klub rival. Namun, jalan tersebut yang menjadi pilihan Robin van Persie ketika hengkang dari Arsenal ke Manchester United.

Sulit menghapus Arsenal dalam jenjang karier Robin van Persie yang gemilang. Meskipun mengenyam pendidikan sepak bola di akademi Feyenoord, tetapi Arsenal yang membuka pintu lebih lebar lagi untuk pemain asal Belanda tersebut.

Arsenal menginvestasikan 4,5 juta euro saat memboyong Robin van Persie pada musim panas 2004. Ketika itu, Van Persie baru berusia 20 tahun.

Robin van Persie pun mendapatkan kepercayaan sebagai starter di tim yang diarsiteki Arsene Wenger. Ia menjelma menjadi striker tajam yang pandai dalam melihat ruang. Eksekusi Van Persie juga jempolan.

Dalam perjalanannya bersama Arsenal, Robin van Persie bukannya tanpa prestasi. Ia memenangi dua titel Piala Super Inggris dan satu gelar Piala FA. Robin van Persie juga menjadi langganan striker timnas Belanda.

Baca Juga:

Manchester United Tanpa Casemiro, Arteta Siapkan Strategi Khusus

Lihat Hasil Kerja Ten Hag di Manchester United, Arteta Angkat Topi

4 Kemenangan Manchester United di Emirates Stadium dalam Sejarah Premier League

Namun, karena ingin melangkah ke tangga yang lebih tinggi, Robin van Persie memutuskan angkat kaki pada musim panas 2012. Menariknya, klub yang dipilih Van Persie adalah Manchester United.

Ketika itu, rivalitas Manchester United dan Arsenal berada di titik didih. Kedua tim kerap bersaing di papan atas klasemen. Namun, hal tersebut tidak menjadi penghalang bagi Van Persie. Pada akhirnya, ia pergi dengan mahar 30,7 juta euro.

Lebih sakitnya untuk Arsenal, Van Persie tampil brilian pada musim sebelumnya. Ia menjadi top skorer Premier League dengan 30 gol. Selain itu, Van Persie terpilih menjadi pemain terbaik Arsenal pada musim tersebut.

Pengkhianatan tersebut dilakukan Van Persie bukannya tanpa sebab. Pada 2019, Van Persie mengungkapkan alasan membelot ke Manchester United.

"Saya paham kenapa fans Arsenal marah kepada saya. Saat itu, saya merupakan kapten dan pencetak gol terbanyak. Namun, saya butuh tantangan dan petualangan baru," kenang Van Persie.

"Apabila saya membuat mereka sakit hati, maaf. Namun, itu adalah keputusan saya dan tidak dapat diubah. Saya tidak bermaksud memiliki keinginan buruk untuk Arsenal."

"Arsenal merupakan klub sepak bola yang luar biasa. Saya memiliki kenangan manis di sana. Saya datang sebagai anak bocah dan pergi sebagai orang dewasa," ulas Van Persie.

Selama delapan musim membela Arsenal, Robin van Persie tampil dalam 280 laga di berbagai ajang. Dari jumlah tersebut, mantan pemain Fenerbahce itu mengoleksi 132 gol dan 58 assist.

Kepindahannya ke Manchester United terasa manis karena pada musim perdana langsung meraih trofi Premier League. Itu adalah satu-satunya titel Premier League selama Van Persie berkarier di Inggris.

Apa yang dilakukan Robin van Persie memang tidak biasa. Namun, langkah tersebut yang membuat duel Arsenal melawan Manchester United semakin menarik. Lantas, ke mana Van Persie akan berpihak pada duel hari ini?