BolaSkor.com - Roma, 8 Juli 1990. Dua pria dengan nomor punggung 10 beradu di atas lapangan Stadion Olimpico. Satu dengan seragam putih, lainnya mengenakan kaus biru.

Dilihat dari postur, jelas keduanya memiliki perbedaan signifikan. Pria dengan seragam putih berpostur gagah, sementara yang menggunakan kostum biru sedikit mungil.

Demikian pula dengan posisi di atas lapangan. Apabila si pengguna jersey putih lebih banyak mengatur serangan dari belakang, pemakai atasan biru adalah seorang gelandang serang.

Meski begitu, tugas si pemakai kaus putih memiliki tugas ganda. Menguntit pria satunya lagi agar tidak leluasa menguasai bola di atas lapangan.

Baca Juga:

Nostalgia - Lima Tahun yang Mengubah Hidup Diego Maradona

5 Pengguna Nomor Punggung 10 Terbaik sebelum Philippe Coutinho

Lothar Matthaus Vs Diego Maradona
Lothar Matthaus Vs Diego Maradona

Tugas si pria dengan kaus putih bisa dibilang cukup sukses. Selama 90 menit di Stadion Olimpico, dia berhasil membuat lawannya tak berkutik di atas lapangan.

Pada akhirnya, kumpulan pria dengan kostum putih yang merupakan timnas Jerman berhasil meraih kemenangan. Gol Andreas Brehme lima menjelang laga usai memastikan mereka menjadi juara di hadapan 73 ribu penonton yang hadir di stadion.

Pria dengan nomor punggung 10 itu naik ke atas podium. Lothar Matthaus, demikian namanya. Matthaus mengangkat tinggi-tinggi trofi Piala Dunia sementara lawannya, Diego Maradona, hanya bisa memandangi dari kejauhan.

Pada final Piala Dunia 1990 itulah puncak persaingan Lothar Matthaus dengan Diego Maradona. Maklum, keduanya juga sering saling berhadapan di level klub.

Maklum, Lothar Matthaus merupakan penggawa Inter Milan sejak 1988. Sementara itu, Diego Maradona sudah menjadi ikon di Napoli ketika tampil di Piala Dunia 1990.