BolaSkor.com - AC Milan akan menjalani laga sulit dalam lanjutan Serie A 2021-2022, akhir pekan ini. Rossoneri dijadwalkan bertandang ke markas Juventus di Allianz Stadium, Senin (20/9) dini hari WIB.

Milan sejauh ini menjadi satu dari tiga tim yang selalu meraih kemenangan dalam tiga pekan perdana Serie A 2021-2022. Hal itu membuat tim asuhan Stefano Pioli bercokol di papan atas.

Sebaliknya, Juventus belum sekali pun meraih kemenangan dari tiga laga awal. Bianconeri baru mengemas satu poin hasil satu kali imbang dan dua kali kalah.

Baca Juga:

Hasil Laga Liga Champions: Liverpool Tekuk Milan, Madrid Menang Telat atas Inter

Sederet Fakta Menarik Drama Lima Gol Liverpool Vs Milan di Anfield

Terjebak Nostalgia, Maldini Kenang Momen Indah di Liga Champions

Dengan melihat kondisi tersebut, Milan tentu punya peluang besar untuk mempecundangi Juventus dalam laga nanti. Meskipun Il Diavolo Rosso punya rekor yang kurang baik kala bertandang ke markas Si Nyonya Tua.

Milan tercatat hanya mampu meraih 22 kemenangan dari 88 lawatan ke markas Juventus. Sementara 44 laga berakhir dengan kekalahan dan 22 di sisanya imbang.

Yang jelas, Juventus pasti akan tampil habis-habisan untuk meraih kemenangan. Kekalahan dari Milan hanya akan membuat tim asuhan Massimiliano Allegri kian terpuruk.

Motivasi lebih Juventus ini patut menjadi perhatian lebih skuat Milan. Apalagi faktor kebugaran juga akan sangat berpengaruh karena kedua tim baru tampil di Liga Champions.

Sebelum menyaksikan duel sengit antara kedua tim, ada baiknya kita melihat lima kemenangan terakhir Milan di markas Juventus. Berikut ini rangkumannya:

1. Juventus 0-3 Milan (Serie A 2020-2021)

Kemenangan terakhir Milan di markas Juventus terjadi pada ajang Serie A musim lalu. Tak tanggung-tanggung, Zlatan Ibrahimovic dan kawan-kawan menang dengan skor telak 3-0.

Tiga gol kemenangan Milan dicetak oleh Brahim Diaz (45'), Ante Rebic (78'), dan Fikayo Tomori (82'). Skor bisa berakhir lebih telak andai eksekusi penalti Franck Kessie tidak ditepis Wojciech Szczesny.

Hasil ini sempat mengancam peluang Juventus tampil di Liga Champions. Tim yang dilatih Andrea Pirlo terlempar ke peringkat kelima dengan sisa tiga laga.


2. Juventus 0-1 Milan (Serie A 2010-2011)

Sebelum menang 3-0, Milan sempat puasa kemenangan di kandang Milan selama lebih dari satu dekade. Ya, kemenangan sebelumnya diraih pada musim 2009-2010.

Saat itu Milan memang lebih superior karena belum mengalami krisis finansial. Sementara Juventus masih mencoba bangkit pasca promosi dari Serie B tiga musim sebelumnya.

Milan pun akhirnya menutup laga dengan kemenangan tipis 1-0. Gennaro Gattuso mencetak gol tunggal lewat tembakan kaki kiri pada menit ke-68.

Di akhir musim, Milan keluar sebagai juara. Sementara Juventus terdampar di peringkat ketujuh.


3. Juventus 0-3 Milan (Serie A 2009-2010)

Semusim sebelumnya, Milan lebih superior saat bertandang ke markas Juventus. Tim yang ditangani Leonardo mampu menang dengan skor telak 3-0.

Skuat Milan saat itu masih diperkuat nama-nama besar seperti Ronaldinho, David Beckham, Andrea Pirlo, Thiago Silva, hingga Alessandro Nesta. Sementara Juventus masih mengandalkan pemain kelas dua seperti Diego Ribas, Amauri, dan Felipe Melo.

Dua dari tiga gol kemenangan Milan dicetak oleh Ronaldinho pada menit ke-71 dan 87. Sementara Nesta membukukan gol pertama pada menit ke-29 lewat sontekan kaki kanan.


4. Juventus 1-3 Milan (Serie A 2003-2004)

Salah satu kemenangan terbaik Milan di markas Juventus terjadi pada Serie A 2003-2004. Saat itu tim asuhan Carlo Ancelotti menutup laga dengan skor 3-1.

Ini merupakan partai ulangan final Liga Champions musim sebelumnya. Juventus tentu berniat balas dendam kepada Milan.

Namun Milan tak gugup meski mendapat tekanan dari suporter tuan rumah. Gol-gol Andriy Shevchenko (25'), dan Clarence Seedorf (63', 75') hanya mampu dibalas sekali oleh Ciro Ferrara (81').

Juventus pun gagal balas dendam. Di akhir musim, Milan sukses keluar sebagai juara.


5. Juventus 0-2 Milan (Serie A 1998-1999)

Pada akhir era 90an, Milan sukses mempecundangi Juventus di markasnya. Saat itu lini depan Milan masih diisi oleh duet George Weah dan Oliver Bierhoff.

Milan bertandang ke markas Juventus pada pekan ke-32 Serie A 1998-1999. Tiga poin menjadi target yang wajib diraih demi terus bersaing dengan Lazio di puncak klasemen.

Weah tampil sebagai bintang kemenangan Milan. Ia mencetak dua gol pada menit ke-46 dan 64 untuk membawa timnya menang 2-0.

Kemenangan ini turut membantu Milan merebut Scudetto. Di akhir musim, tim asuhan Alberto Zaccheroni itu hanya unggul satu poin dari Lazio di peringkat kedua.