BolaSkor.com - Cristiano Ronaldo diprakirakan akan menorehkan debut keduanya di Manchester United pada akhir pekan ini melawan Newcastle United. Untuk meramaikan kembalinya CR7 ke Old Trafford, BolaSkor akan mengulas debut pertama Ronaldo, 18 tahun lalu.

Kisah Cristiano Ronaldo di Manchester United bermula ketika insting Sir Alex Ferguson berbuah pergerakan di bursa transfer. Man United memburu Ronaldo yang pada saat itu membela Sporting CP. Bermodal 12,5 juta pounds, Setan Merah pun mendapatkan Ronaldo.

Setelah itu, Ronaldo tumbuh menjadi satu di antara pemain terbesar dalam sejarah Manchester United. Enam tahun berselang, Ronaldo memutuskan meninggalkan Old Trafford untuk menuju Real Madrid.

Ronaldo pergi sebagai satu di antara yang terbaik di dunia. Ia membuktikannya dengan terus mempertebal tinta emas dalam buku karier. Sinar Ronaldo juga tidak pudar ketika membela Juventus.

Untuk mencapai kariernya saat ini, langkah pertama yang sangat penting adalah debut di Manchester United. Ronaldo melakukannya ketika Man United menghadapi Bolton Wanderers pada Agustus 2003, di Old Trafford.

Saat itu, Ronaldo mengawali laga dari bangku cadangan. Ronaldo yang masih muda kalah bersaing dari pemain-pemain senior Man United.

Baca Juga:

Cristiano Ronaldo Larang Sang Ibu Nonton Langsung Debut Kedua di Man United

Pogba: Ronaldo Akan Naikkan Level Manchester United

Tanpa Tedeng Aling-Aling, Ronaldo Sebut Messi Lawan Terhebat

Namun, Sir Alex Ferguson membutuhkan warna baru setelah hanya unggul 1-0 hingga pertengahan babak kedua. Gol itu dicetak Ryan Giggs melalui tendangan bebas pada menit ke-35.

Ferguson pun memberikan kepercayaan kepada Ronaldo untuk menggantikan Nicky Butt pada menit ke-61. Ferguson berharap, Ronaldo semakin meningkatkan intensitas serangan Man United.

Rupanya, kehadiran Ronaldo mengubah jalannya laga. Manchester United jadi lebih agresif. Walhasil, Setan Merah mengemas tiga gol tambahan usai Ronaldo masuk. Man United pun menang 4-0.

Usai pertandingan, Ferguson tidak ragu melabeli Ronaldo sebagai pahlawan baru. "Itu adalah debut yang luar biasa. Saya pikir, permainan terlalu lambat pada babak pertama. Saya tahu Ronaldo akan menambah tusukan," ungkap Ferguson.

"Kami harus berhati-hati pada bocah itu. Anda harus ingat dia baru berusia 18 tahun. Kami harus mengukur kapan bisa menggunakannya," timpan sang manajer ketika itu.

Pujian juga datang dari pelatih lawan, Sam Allardyce. Menurut Big Sam, Ronaldo berhasil mencuri perhatian.

"Dia adalah pemain yang berada di kelas berbeda. Dia terlihat sangat menarik dan perkenalannya sangat penting," umbar Big Sam.

Allardyce juga mengakui sejatinya tidak ingin Ronaldo debut menghadapi Bolton. Sebab, berdasarkan testimoni dari striker Bolton, Mario Jardel, yang pernah setim dengan Ronaldo di Sporting, sang megabintang bisa menjadi mimpi buruk.

"Setelah apa yang Mario katakan, kami berharap dia tidak akan berada di bangku cadangan. Dia mengingatkan saya kepada Giggs pada awal kariernya."

"Ronaldo bisa menusuk ke dalam dan ke luar. Dia menggunakan kedua kakinya dan berlari ke arah orang. Semua orang menahan napas ketika Ronaldo mendapatkan bola," papar Allardyce.

Terlepas dari pujian yang diberikan kedua pelatih, Ronaldo justru tak mengesankan di mata rekan satu timnya, Roy Keane. "Itu hanyalah 20 menit. Itu saja. Saya pikir dia memenangi penalti, tetapi lalu apa?" kata Keane.

Namun kini, pandangan Keane soal Ronaldo sudah berubah. Keane menyanjung Ronaldo usai menjadi bintang kemenangan Portugal melawan Irlandia 2-1 pada kualifikasi Piala Dunia 2022. "Berapa kali saya harus mengatakannya? Dia pemain jenius. Saya muak mengatakannya."

Menarik ditunggu aksi Cristiano Ronaldo pada debut keduanya di Manchester United. Pertanyaan yang mengemuka adalah apakah Ronaldo akan mencetak gol?