BolaSkor.com - 20.000 pasang mata hadir di VTB-Arena pada 29 Oktober 1997. Saat itu, tuan rumah timnas Rusia menghadapi Italia pada laga kualifikasi Piala Dunia 1998.

Di tengah dinginnya suhu di Rusia, timnas Italia unggul terlebih dulu. Christian Vieri mencatatkan nama di papan skor, sebelum Fabio Cannavaro menceploskan bola ke gawangnya sendiri.

Akan tetapi, rasanya bukan dua gol tersebut yang akan menjadi pembicaraan bagi pencinta sepak bola Italia. Melainkan hadirnya kiper yang saat itu membela Parma, Gianluigi Buffon, di timnas Italia.

Pada pertandingan tersebut, sejatinya Cesare Maldini yang menangani timnas Italia memainkan Gianluca Pagliuca sebagai kiper utama. Namun, Gianluigi Buffon masuk pada menit ke-32.

Baca Juga:

Sosok Cristiano Ronaldo di Mata Gianluigi Buffon

Gianluigi Buffon Jadi Duta PBB untuk Program Basmi Kelaparan

Gianluigi Buffon
Gianluigi Buffon

Nama Gianluigi Buffon pun mulai menjadi perbincangan di kalangan pencinta sepak bola Italia. Namanya sudah mencuri perhatian ketika menjalani debut bersama AC Milan dua tahun sebelumnya.

Membela Parma, Gianluigi Buffon mampu menjaga gawangnya dari kebobolan saat berhadapan dengan AC Milan. Kala itu I Rossoneri memiliki barisan penyerang sekelas Roberto Baggio dan George Weah.

Sebelum kedatangan Gianluigi Buffon, sejatinya pos kiper timnas Italia tengah menjadi perebutan dua sosok. Adalah kiper Juventus, Angelo Peruzzi, dengan penjaga gawang Inter Milan, Gianluca Pagliuca.

Keduanya mencapai level tertinggi bersama klub mereka masing-masing. Angelo Peruzzi memenangi Liga Champions bersama Juventus dan Gianluca Pagliuca merupakan andalan timnas Italia di Piala Dunia 1994.

Sial bagi keduanya, perlahan tapi pasti Gianluigi Buffon mulai mencuri tempat di skuat timnas Italia. Hanya butuh waktu tak sampai dua tahun sejak debutnya, Buffon sudah bisa mengklaim posisi kiper utama Gli Azzurri.

Sayangnya cedera menjelang Piala Eropa 2000 membuat Gianluigi Buffon absen dari kompetisi tersebut. Beruntung bagi timnas Italia, mereka masih memiliki kiper sekelas Francesco Toldo saat itu.