BolaSkor.com - Inter Milan berpesta setelah memastikan diri menjadi juara Serie A 2020-2021. Namun, untuk mencapai ke prestasi tertinggi, Nerazzurri melalui banyak rintangan. Satu di antaranya adalah musim 2013-2014 yang sangat menyedihkan.

Inter Milan meraih treble winner pada musim 2009-2019 di bawah asuhan Jose Mourinho. Ketika itu, Inter memiliki skuad bertabur bintang seperti Julio Cesar, Wesley Sneijder, Samuel Eto'o, dan Diego Milito.

Namun, kepergian The Special One dan sejumlah pemain inti membuat prestasi Inter merosot dalam beberapa musim setelahnya. Bahkan, Inter kesulitan menembus zona Liga Champions.

Satu di antara yang paling menyedihkan terjadi pada musim 2013-2014. Pada saat itu, Inter sedang dalam masa transisi dari kepemimpinan Massimo Moratti ke Erick Thohir.

Baca Juga:

8 Fakta Menarik Scudetto Inter Milan: Kisah 101 Hari di Puncak Klasemen

4 Kunci Inter Milan Raih Scudetto

Sassuolo Tahan Atalanta, Inter Milan Juara Serie A 2020-2021

Inter Milan

BolaSkor akan mengulas masa kelam Inter Milan dengan menitikberatkan kepada daftar pemain yang dimiliki Inter Milan. Nerazzurri sulit bersaing dengan materi pemain yang minim bintang.

Pada posisi pelatih, Inter Milan menunjuk Walter Mazzarri. Sang juru taktik memiliki catatan apik bersama Napoli. Namun, dengan taktik yang dianggap kurang beradaptasi, Mazzarri tidak bisa membawa Inter ke tempat terbaik.

Beranjak ke posisi kiper, Inter Milan memiliki Samir Handanovic. Handanovic ditemani dua kiper lainnya yang jauh dari kata bintang yakni Juan Pablo Carrizo dan Luca Castellazzi.

Pada posisi bek, keadaan prihatin juga bisa dilihat. Pada pos tersebut, Inter diperkuat dua bek yang memasuki akhir karier yakni Walter Samuel dan Christian Chivu. Sementara itu, bek tengah lainnya sulit diandalkan yakni Andrea Rannocchia, Juan Jesus, Rolando, Hugo Campagnaro, dan Marco Andreolli.

Akhir masa kejayaan Inter juga terasa pada posisi bek sayap. Pada posisi itu, Inter kehilangan Maicon yang memutuskan angkat kaki.

Sementara itu, bek sayap yang tersisa adalah Javier Zanetti, Yuto Nagatomo, Alvaro Pereira, Ezequiel Schelotto, Danilo D'Ambrosio, dan Jonathan. Materi pemain itu tidak bisa bersaing jika disejajarkan dengan tim papan atas lainnya. Apalagi, Zanetti memasuki akhir kariernya di Inter Milan.

Pemain-pemain kelas dua juga terlihat di lini tengah. Barisan gelandang Inter dihuni Fredy Guardin, Ricardo Alvarez, Joel Obi, Saphir Taider, Zdravko Kuzmanovic, dan Gaby Mudingayi.

Inter Milan tertolong karena masih memiliki Esteban Cambiasso, Hernanes, dan Mateo Kovacic yang bisa diandalkan. Namun, tetap saja ketiga pemain itu tidak bisa selalu tampil.

Pada barisan serang, Inter Milan diperkuat Antonio Cassano, Mauro Icardi, Ishak Belfodil, dan Diego Milito. Sepanjang musim, Inter hanya mendulang 62 gol, tertinggal jauh dari sang juara, Juventus, yang mengemas 80 gol.

Tak heran, dengan materi skuad seadanya, Inter Milan hanya menempati posisi kelima klasemen sementara. Dari 38 laga, Nerazzurri mengoleksi 60 angka.

Namun, kini penderitaan tersebut sudah berakhir. Inter Milan memiliki deretan pemain bintang yang menghadirkan Scudetto ke-19.