BolaSkor.com - Arema Malang mencatatkan diri dalam buku sejarah Copa atau yang kini dikenal sebagai Piala Indonesia. Ya, tim Singo Edan lah yang menjadi peraih trofi juara pada dua edisi awal turnamen yang disponsori perusahaan rokok terkenal di tanah air itu.

Tim kebanggaan Aremania itu meraih gelar juara secara beruntun pada tahun 2005 dan 2006. Berikut ini Bolaskor menyusun perjalanan tim Juara Kompetisi Galatama musim 1992/1993 itu pada edisi perdana 2005, sejak babak awal hingga final.

Babak 64 Besar

Pada fase pertama ini, Arema Malang langsung menjalani Derby Jawa Timur dengan bertemu Persela Lamongan. Arema melaju mulus ke babak berikutnya, berkat keunggulan agregat gol 4-2 kontra Persela.

Tim asuhan Benny Dolo meraih kemenangan 4-2 atas tim Laskar Joko Tingkir, pada pertandingan di Stadion Gajayana Malang, Rabu 15 Juni 2005. Marthen Tao mencetak gol kilat pada menit 2 dan 4, dilanjutkan Emalou Serge (32) serta Lourival Lima Filho (88), dan sempat diperkecil oleh penalti Oscar Aravena (30) dan gol Frederico Freitas Assis (61).

Sementara pada leg kedua, Arema sukses mengimbangi Fabiano Beltrame dkk 0-0, di Stadion Surajaya Lamongan, Selasa 19 Juli 2005. Pada bagan turnamen, Arema dipertemukan dengan Deltras pada fase kedua.

Baca Juga:

Nostalgia - Kemenangan Dramatis atas Persija Jadikan Arema Peraih Trofi Copa Perdana

Nostalgia - Top Skorer Sepanjang Masa Persebaya, Bukti Sahih Julukan Super Uston

Babak 32 Besar

Bertanding dalam Derby Jatim lagi, Arema masih belum tersentuh kekalahan. Bahkan, tim Singo Edan semakin perkasa lewat keunggulan agregat gol 7-0 atas Deltras pada dua kali pertemuan.

Gendut Doni Kristiawan mendapatkan panggung dalam partai ini. Striker Timnas di Piala AFF 2004 itu mencatat hattrick pada menit 37, 48 dan 56, melanjutkan gol Francis Yonga menit 26, pada leg pertama menjamu Deltras di Stadion Gajayana, Rabu 27 Juli 2005.

Sementara pada leg kedua, Arema mendapatkan kemenangan cuma-cuma dengan skor 3-0. Deltras mundur dari partisipasi Copa Indonesia, sehingga mereka dianggap Walk-Out pada partai yang seharusnya berlangsung di stadion Gelora Delta Sidoarjo, 27 Agustus 2005.

Babak 16 Besar

Arema mulai menyeberangi pulau ketika bertemu wakil Sumatera Utara di tahap ketiga turnamen. Lagi-lagi, tim Singo Edan melaju mulus dengan keunggulan agregat gol 6-2 atas PSDS Deli Serdang.

PSDS tancap gas lewat Ansyari Lubis menit 11 pada leg pertama di Stadion Baharoedin Siregar, Lubuk Pakam, Kamis 8 September 2005. Namun, Arema membalikkan keadaan lewat empat gol yang dibukukan Franco Hita (42), Claudio De Jesus (66), Marthen Tao (68) dan Emalou Serge (87).

Menang telak dengan margin 3 gol, Arema berhemat tenaga pada leg kedua di Stadion Gajayana, Sabtu 11 September 2005. Arema menang 2-1 berkat gol Emalou Serge menit 25 dan Franco Hita (60) dan diperkecil oleh gol Tommy Pranata (90).

Babak 8 Besar

Arema kembali mendapatkan durian runtuh lewat kemenangan cuma-cuma. Secara beruntun, Arema ditahbiskan sebagai pemenang setelah Persegi Gianyar memilih mundur dari gelaran turnamen.

Firman Utina dkk berhak mendapatkan kemenangan pada dua kali pertandingan dengan skor masing-masing 3-0, setelah jadwal pada 29 September dan 2 Oktober tak bisa dilangsungkan.

Babak Semifinal

Menang dengan berpesta gol, terus dilanjutkan oleh anak asuh Benny Dolo. Pada babak ini, Arema masih tak terhadang oleh PSS Sleman, setelah mengukuhkan diri melalui agregat gol 5-0.

Dua gol Emalou Serge menit 20 dan 75 menjadi pembeda pertemuan pertama Arema versus PSS di Stadion Tridadi Sleman, Kamis 10 November 2005.

Striker asal Kamerun itu melanjutkan catatan golnya pada leg kedua di Stadion Gajayana, Minggu 13 November 2005. Gol Serge pada menit 34, melengkapi aksi Franco Hita (8) dan Joao Carlos (58) hingga menutup pertandingan dengan skor telak 3-0.

Baca Juga:

Nostalgia - Drama 10 Gol Kontra Martapura Mewarnai Langkah PSIS Semarang Promosi

Nostalgia - Kemenangan Arema atas Pelita Jaya Tercoreng Gol Kontroversial

Babak Final

Final antara Arema Vs Persija. (vamosarema)

Final turnamen mempertemukan Arema dengan Persija Jakarta. Bertanding di Stadion Gelora Bung Karno, tim Singo Edan merangkum kiprah mereka sebagai juara Copa edisi perdana, lewat kemenangan 5-4 pada Sabtu 19 November 2005.

Gol Firman Utina menit 95, memastikan kemenangan Arema pada babak perpanjangan waktu setelah berakhir imbang 3-3 pada waktu normal.

Gelandang kelahiran Manado itu sebelumnya beraksi dengan dua gol menit 55 dan 88 melengkapi lesakan Franco Hita menit 20. Sedangkan Persija sempat unggul lebih dulu lewat gol Adolfo Fatecha menit 11, dilanjutkan Roger Batoum menit 59 dan Kurniawan Dwi Yulianto pada 4 menit ekstra time.

Skuat Arema Malang

Pelatih: Benny Dolo

Manajer: Gandi Yogatama

Asisten Manajer: Satrija Budi Wibawa

Kiper: 1-Kurnia Sandy, 20-Iskandar Silas Ohee, 12-Deny Marcel

Belakang: 4-Hermawan, 5-Warsidi, 6-Claudio De Jesus (Brasil), 17-Zainuri, 8-Aris Budi Prasetyo, 29-Sunar Sulaiman, 34-Richi Pravita Hari

Tengah: 2-Alexander Pulalo, 3-Erol FX Iba, 11-Firman Basuki, 14-I Putu Gede, 15-Firman Utina, 22-Joao Carlos Quentao (Brasil), 25-Arif Suyono, 27-Sutaji, 30-Francis Yonga (Kamerun)

Depan: 9-Franco Martin Hita (Argentina), 10-Lorival Lima Filho (Brasil), 19-Marthen Tao, 24-Gendut Doni Kristiawan, 28-Emalou Serge (Kamerun)

Baca Juga:

Nostalgia - Akhir Manis Persebaya Surabaya pada 2017

Nostalgia - Krisis Finansial Tak Surutkan Arema Juara ISL 2009/2010

Arema Malang dalam Angka

24 : Jumlah gol yang dicatatkan Arema Malang selama menjalani Copa Indonesia.

10 : Jumlah total kemenangan Arema dari babak awal hingga final turnamen, dengan 3 diantaranya berbentuk W-O.

9 : Jumlah gol cuma-cuma yang didapatkan Arema dari 3 kali kemenangan Walk-Out yang dilakukan tim lawan.

8 : Jumlah kebobolan Arema selama perjalanan di Copa Indonesia.

6 : Jumlah total gol yang dicatatkan striker Kamerun, Emalou Serge.

5 : Jumlah total gol yang dibukukan striker Argentina, Franco Hita.

3 : Jumlah kemenangan Walk-Out yang didapatkan Arema, setelah Deltras mundur pada leg kedua Babak 32 Besar, dan mundurnya Persegi Gianyar pada dua leg Babak 16 Besar.

2 : Jumlah pencetak gol hattrick bagi Arema, yaitu Gendut Doni (lawan Deltras) dan Firman Utina (lawan Persija). Firman sekaligus menyabet sebagai pemain terbaik Copa Indonesia.

1 : Jumlah hasil imbang yang diperoleh Arema dengan skor 0-0, pada leg pertama Babak 64 Besar melawan Persela Lamongan.