BolaSkor.com - Rivalitas antara Manchester United dan Liverpool yang sudah terjalin selama bertahun-tahun lamanya kerap diwarnai momen kontroversial. Salah satunya tentu selebrasi Wayne Rooney di depan tribun The Kop yang mengundang amarah suporter Liverpool.

Momen tersebut terjadi pada pekan ke-23 Premier League 2004-2005, 15 Januari 2005. Manchester United yang tengah menduduki peringkat ketiga harus bertandang ke markas Liverpool yang berada dua tingkat di bawah mereka.

Laga ini merupakan kali pertama bagi Rooney tampil di Anfield dengan seragam Manchester United. Ia memang baru diboyong ke Old Trafford jelang musim bergulir.

Baca Juga:

Nostalgia - Amarah Steven Gerrard pada Laga Terakhir di North West Derby

Premier League dan Sejarah Boxing Day di Inggris

Nostalgia - Mengenang Kongkalikong Manchester United dan Liverpool dalam Skandal Judi

Wayne Rooney melakukan selebrasi di depan suporter Liverpool

Seperti diketahui, Rooney merupakan pemuda kelahiran Liverpool. Namun ia memiliki kebencian terhadap Liverpool karena latar belakangnya sebagai produk akademi Everton.

Maka tak heran jika Rooney punya motivasi tersendiri untuk memenangi pertandingan ini. Selain menempel Chelsea dan Arsenal di papan atas, ia juga ingin mempermalukan Liverpool di kandangnya sendiri.

Seperti duel Manchester United dan Liverpool biasanya, kedua tim bertarung sengit di lapangan. Pelanggaran keras dan konfrontasi antar pemain dari kedua klub merupakan pemandangan yang normal.

Pada menit ke-22, Rooney akhirnya mampu membawa tim tamu memimpin. Menerima umpan dari Cristiano Ronaldo, Wazza melakukan sepakan keras mendatar dari luar kotak penalti yang gagal diantisipasi oleh Jerzy Dudek.

Usai mencetak gol, Rooney tanpa ragu berlari ke arah tribun The Kop yang berada di belakang gawang Dudek. Suporter loyal Liverpool dikenal menempati tribun ini.

Rooney lalu merayakan gol ini dengan menempelkan kedua tangannya di telinga. Gestur tersebut merupakan bentuk ejekan kepada suporter Liverpool.

Hal itu sempat membuat situasi memanas. Bahkan ada suporter Liverpool yang tanpa ragu melemparkan handphone-nya ke badan Rooney atau pemain Manchester United lainnya.

Pihak kepolisian memang tidak bisa menjabarkan secara detail insiden tersebut. Yang jelas, ditemukan sebuah handphone di sekitar area Rooney melakukan selebrasi.

Akibat insiden ini, seorang suporter harus diamankan pihak berwenang. Sementara Rooney terhindar dari sanksi FA.

Manchester United akhirnya mampu mempertahankan keunggulannya hingga pertandingan usai. Padahal mereka harus bermain dengan sepuluh orang sejak menit ke-65 setelah Wes Brown mendapat kartu kuning kedua.