BolaSkor.com- Obor api abadi menjadi sajian paling ikonik pad setiap gelaran kompetisi multi event seperti Olimpiade dan Asian Games. Sebagai tuan rumah, Indonesia telah menyiapkan berbagai rute dan acara yang dilewati Kirab Obor (Torch Relay).

Panitia Pelaksana Asian Games (INASGOC) telah menyiapkan jarak tempuh sekitar 540 km mengelilingi berbagai kota di Indonesia. Total bakal ada 54 kota yang dilewati api obor abadi.

Sebanyak 819 pelari dari atlet lokal dan nasional, selebritas, tokoh masyarakat, serta Polri, dan TNI bakal ambil bagian pada Torch Relay ini. Di beberapa kota, INASGOC juga telah menyediakan hiburan sebagai pesta rakyat.

Di Raja Ampat, obor akan dibawa ke bawah laut, sementara di Gunung Bromo, pasukan kavaleri bakal menjadi sajian utama. Torch Relay juga akan diterjunkan dari udara saat tiba di Palembang.

Legenda bulutangkis Indonesia, Susy Susanti, bakal menjadi orang pertama yang membawa lari api obor abadi. Sebelumnya, ketua INASGOC, Erick Thohir, bakal mengambil api dari New Delhi, India.

Pada tanggal 17 (Juli 2018) Pak Erick (Thohir) akan mengambil obor Asian Games di New Delhi. Di sana nanti juga akan ada ceremony penyerahan obor kepada atlet nasional, Susi Susanti. Kemudian pada tanggal 18, obor dari New Delhi akan dibawa ke Yogyakarta, dan disatukan dengan obor dari Indonesia yang berasal dari Merapen," ujar Ceremony Director Asian Games 2018, Herty Purba.

"Setelah disatukan baru nanti kita mulai kirab dari Yogyakarta ke 54 kota. Masing-masing kota nanti akan menempuh jarak 10 km dan akan diikuti oleh 819 pelari. Pelari yang akan membawa obor terdiri dari atlet nasional dan atlet lokal, selain itu juga ada tokoh masyarakat dan nasional, serta personel Polisi dan TNI yang akan menjadi torch guard," sambungnya.

Torch relay yang berlangsung di 54 kota diharapkan bisa membangkitkan semangat masyarakat dalam menyambut Asian Games 2018. "Saya rasa, message-nya simple. Kami ingin Asian Games ini bergema di seluruh Indonesia. Tidak hanya di Jakarta dan Palembang saja sebagai kota penyelenggara, tapi kota-kota lain di seluruh Indonesia juga merasa jadi bagian dari event ini," ujar Erick.