BolaSkor.com – Suporter Persebaya Surabaya meluapkan amarahnya saat tim kesayangannya imbang kontra Madura United dengan skor 1-1. Kepala pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman mengakui bahwa timnya belum memuaskan Bonek.

Persebaya dan Madura United bermain imbang 1-1 pada leg pertama perempat final Piala Indonesia. Hasil yang belum final berbuah kemarahan suporter.

Pendukung Bajul Ijo menyalakan flare. Bahkan, oknum suporter dari tribun utara masuk ke lapangan dan merusak a-board. Tampak spanduk Jangan Bikin Malu Surabaya dibawa.

Baca Juga:

Persebaya Surabaya 1-1 Madura United: Imbang di Derbi Jatim Sebelum Diberhentikan Wasit

Lakukan Perekrutan Ulang, David da Silva Gabung Persebaya Medio Juli 2019

Amuk suporter Persebaya membuat pertandingan harus dihentikan sebelum peluit panjang. Partai ini terhenti pada menit ke-90+3. Sementara wasit cadangan sudah memberikan tambahan waktu selama empat menit.

Djadjang Nurdjaman angkat bicara. Ia mengomentari hasil imbang Persebaya, dan respons dari suporter. “Kami akui bahwa permainan kami belum memuaskan. Terutama dari hasil,” ujar Djanur, sapaan akrabnya.

Mantan pelatih Persib Bandung ini menambahkan, “Kalau secara permainan, sebenarnya kami sudah mulai menemukan bentuk. Tetapi hasilnya belum sesuai harapan dan belum memuaskan Bonek".

Djanur menjelaskan permainan Persebaya meningkat pesat pada babak kedua. Saat Amido Balde keluar, dan digantikan Osvaldo Haay. “Kami sudah menemukan bentuk permainan, terutama pada babak kedua. Itu menjadi acuan untuk permainan ke depan,” tutupnya. (Laporan Kontributor Keenan Wahab/Surabaya)