BolaSkor.com - Timnas Spanyol memetik kemenangan tipis 1-0 atas Australia pada pertandingan kedua Grup C Olimpiade Tokyo 2020 cabang sepak bola putra, Minggu (25/7). Percaya atau tidak, ini merupakan pertama kalinya Spanyol mencetak gol di ajang Olimpiade setelah menunggu selama 21 tahun.

Ya, gol yang dicetak oleh Mikel Oyarzabal pada menit 81 merupakan sebuah keberhasilan bagi Spanyol untuk bisa kembali mencetak gol dan meraih kemenangan di ajang Olimpiade.

Terakhir kali Spanyol mencetak gol pada Olimpiade Sydney 2000. Saat itu Spanyol mampu melaju ke babak final.

Baca Juga:

7 Pemain Veteran yang Meramaikan Olimpiade Tokyo

Jadwal Lengkap dan Siaran Langsung Sepak Bola Olimpiade Tokyo

5 Kandidat Peraih Medali Emas Sepak Bola Olimpiade Tokyo 2020

Spanyol vs Kameriun di final Olimpiade Sydney 2000.

Skuad Spanyol yang ketika itu diisi Carles Puyol, Xavi Hernandez, David Albelda, Carlos Marchena, dan Joan Capdevila, mampu meraih enam poin pada babak penyisihan grup. Mereka melibas Korea Selatan 3-0, kalah 1-3 dari Chile, dan menang 2-0 atas Maroko.

Di babak perempatfinal, Spanyol mampu mengatasi Italia yang dihuni Gennaro Gattuso, Massimo Ambrosini, Christian Abbiati, Andrea Pirlo, dan Gianluca Zambrotta. La Furioa Roja menang tipis 1-0

Spanyol melaju ke final setelah menang 3-1 atas Amerika Serikat. Di partai puncak, Spanyol berhadapan Kamerun yang diperkuat Samuel Eto'o.

Meski sempat unggul 2-0 lewat gol kilat Xavi Hernandez pada menit ke-2 dan Gabri di ujung babak pertama, tak kuasa menahan Kamerun yang menyamakan kedudukan berkat gol bunuh diri Ivan Amaya pada menit 53 dan Samuel Eto'o di menit 58. Kamerun pulang membawa medali emas setelah memenangkan adu penalti.

Gol Spanyol yang dicetak Gabri pada laga tersebut menjadi yang terakhir bagi Spanyol, sebelum akhirnya Mikel Oyarzabal menjebol gawang Australia di Olimpiade Tokyo 2020.


Mimpi Buruk Olimpiade

Spanyol boleh saja sempat berjaya di ajang Piala Dunia dan Piala Eropa, namun di Olimpiade, yang mereka tuai adalah mimpi buruk.

Usai meraih medali perak di Olimpiade Sydney 2000, Spanyol gagal lolos ke Olimpiade Athena 2004 dan Beijing 2008. Meeka gagal ke Olimpiade Athena 2004 karena tidak lolos kualifikasi.

Selang tiga tahun, Spanyol lagi-lagi gagal ke Olimpiade Beijing 2008 karena tidak lolos Piala Eropa U-21 yang diselenggarakan di Belanda pada 2007.

Spanyol akhirnya kembali tampil di Olimpiade London 2012 setelah menjuarai Piala Eropa U-21 2011 di Denmark. Di Olimpiade London 2012, Spanyol tergabung di grup D bersama Jepang, Honduras, dan Maroko.

Berstatus sebagai juara Eropa, Spanyol tidak berkutik saat tampil di Olimpiade London. Mereka menjadi juru kunci grup dengan hanya meraih sebiji poin tanpa mampu mencetak satu gol.

Selang empat tahun kemudian, Spanyol lagi-lagi gagal tampil di Olimpiade Rio 2016. Spanyol gagal lolos ke Piala Eropa U-21 2015 dan dipastikan tidak bisa ambil bagian dalam Olimpiade Rio.

Spanyol raih medali emas di Olimpiade Barcelona 1992.


Impian Ulangi 1992

Dihuni pemain-pemain muda yang beberapa di antaranya tampil di Piala Eropa 2020, Spanyol kini mengusung asa untuk mengulangi pencapaian pada Olimpiade Barcelona 1992.

Kala itu Spanyol menyabet medali emas. Hebatnya, Spanyol yang diisi nama-nama tenar, seperti Santiago Canizares, Pep Guardiola dan Luis Enrique meraih medali emas setelah memenangi seluruh pertandingan yang mereka jalani.

Kini, Spanyol di Olimpiade Tokyo 2020 juga tidak kekurangan pemain berbakat dan berpengalaman. Tim Matador kini diperkuat sejumlah pemain bertalenta dan berpengalaman, seperti Pedri, Marco Asensio, Eric Garcia dan Dani Olmo.

Kemenangan atas Australia, meski tipis, melambungkan asa Spanyol untuk bisa mengulangi hasil yang diraih pada 1992. Namun, perjalanan masih panjang, sepak terjang Spanyol selanjutnya akan dihadapkan laga penentuan melawan Argentina, Rabu (28/7).

Jika berhasil menang atas Argentina, Spanyol akan lolos ke perempat final dengan status juara grup. Namun jika kalah atau imbang, Spanyol akan bergantung dengan hasil laga antara Mesir melawan Australia.