BolaSkor.com- Pandemi virus Covid-19 yang terjadi saat ini tidak hanya memengaruhi dunia olahraga dari sisi pertandingan saja. Mewabahnya virus Corona juga dapat memberikan dampak negatif kepada kesehatan mental para atletnya.

Sejak munculnya virus Covid-19 ini, banyak atlet yang mengalami kendala saat melakukan persiapan dan latihan. Alhasil kehidupan mereka sebagai atlet turut berubah.

Kegiatan yang biasanya dilakukan secara terstruktur dan terjadwal, harus berantakan akibat Covid-19. Tentunya hal ini memberikan efek berantai kepada kesehatan mental para atlet.

Berdasarkan informasi dari olympics.com, pada 2020, setidaknya sebanyak 32 persen dari 4.000 atlet mengaku kesehatan mental merupakan tantangan terberat yang dihadapi mereka. Bahkan atlet-atlet elite juga tidak luput dari permasalahan ini.

Melihat hal tersebut, Komite Olimpiade Internasional (IOC) berinisiatif meluncurkan sebuah program baru bertajuk ‘mentally fit’ bagi atlet-atlet ini. Melalui program ini, IOC ingin mencegah terjadinya kesehatan mental kepada para atlet yang berkompetisi di Olimpiade Tokyo 2020.

Baca Juga:

Kisah Windy Cantika Menuju Medali, dari Tertimpa Barbel hingga Kurang Pemanasan

Olimpiade Tokyo 2020: Lalui Rubber Game, Jonatan Christie Susul Anthony Ginting

Program berupa layanan keluhan ini akan diisi para pembina konseling yang berpengalaman. Mereka akan memberikan bantuan, saran, dan juga dukungan melalui 70 bahasa yang tersedia.

Beberapa bantuan yang diberikan seperti pembinaan konseling jangka pendek, dukungan secara praktek, bahkan jika dibutuhkan, program ini bisa memberikan arahan kepada para atlet untuk melapor ke IOC jika mereka menerima prilaku kekerasan.

Untuk mempermudah para atlet, para pembina konseling ini akan siap siaga selama 24 jam. Para atlet dapat menggunakan program ini melalui gawai, email, atau pesan langsung. Terpenting program ini tidak akan memungut biaya sepeserpun.

Penulis: Bintang Rahmat