BolaSkor.com - Chelsea mendapatkan kabar buruk perihal dua penyerang utama mereka yang cedera, yakni Romelu Lukaku dan Timo Werner. Alhasil The Blues kini tak punya penyerang murni yang dapat dimainkan.

Keduanya cedera pasca bermain melawan Malmo di Liga Champions. Lukaku cedera pada bagian engkel kaki, sementara Werner hamstring. Baik Lukaku dan Werner bisa absen untuk beberapa pekan ke depan.

Tanpa keduanya Thomas Tuchel tak memiliki opsi penyerang murni, tetapi opsi untuk menggantikan keduanya terbuka lebar bagi pemain lain, seperti yang dikatakan Tuchel kepada anak-anak asuhnya.

Baca Juga:

Cedera Engkel, Berapa Lama Romelu Lukaku Akan Absen?

Soal Haaland, Tuchel: Kita Lihat Saja Nanti

Lukaku dan Werner Cedera, Saatnya Kedalaman Chelsea Diuji

Thomas Tuchel dan Romelu Lukaku

“Selalu ada kesempatan untuk memberi pembuktian dan selalu perlu untuk membuktikannya untuk para pemain kami, jadi saya akan mengatakan kepada mereka, buktikan poin itu sekarang,” tutur Tuchel beberapa waktu lalu.

“Semua pemain dapat bergabung dalam perlombaan selama beberapa menit di lapangan. Dan ketika mereka memiliki menit bermain, mereka harus menunjukkan rasa lapar di lapangan, untuk menjadi penentu di dalam kotak penalti."

“Inilah yang kami lakukan melawan Malmo dan kami membutuhkan hal yang sama pada hari Sabtu melawan Norwich. Kami membutuhkan gol untuk memenangkan pertandingan dan kami ingin menemukan solusi tanpa Romelu dan Timo, itu jelas.”

Opsi bagi Thomas Tuchel

Pada taktik tiga bek dengan variasi 3-4-2-1, 3-4-3, hingga 3-5-2, Tuchel dapat mengisi satu peran di lini depan dengan pemain timnas Jerman Kai Havertz. Pemain berusia 22 tahun berposisi sebagai gelandang serang, tapi ia sudah terbiasa menjadi penyerang sentral.

Dengan postur tubuhnya yang tinggi Havertz bisa menjadi target man, membuka ruang bagi rekan setim, menarik atensi bek-bek lawan. Tapi mengingat posisi aslinya bukan penyerang tengah, Havertz butuh bantuan dari rekan timnya di lini depan.

Hakim Ziyech, Mason Mount, Callum Hudson-Odoi bisa membantu pergerakan Havertz di lini depan. Sejauh ini Havertz telah mencetak dua gol dan memberikan satu assist dari 11 laga di seluruh kompetisi.

Selain itu Chelsea yang notabene juara bertahan Liga Champions juga memiliki kolektivitas yang kuat. Gol mereka tak terpaku dari satu pemain, sebab statistik memperlihatkan ada 12 pencetak gol berbeda dari Chelsea musim ini.

Itu sudah melebihi juara bertahan Premier League Manchester City. Tak ayal tanpa Lukaku dan Werner, Chelsea seyogyanya dapat mengganti mereka dengan pemain lain dan memiliki kedalaman skuad bagus.