BolaSkor.com - Kapten Real Madrid Sergio Ramos turut memanaskan tensi jelang El Clasico melawan Barcelona. Menurutnya Los Blancos bisa memenangi lebih banyak trofi jika Barcelona tak punya superstar seperti Lionel Messi.

Real Madrid akan menjamu Barcelona di Estadio Alfredo Di Stefano, Minggu (11/04) pukul 02.00 dini hari WIB dalam lanjutan laga LaLiga. Laga nanti dinantikan karena tak hanya merebutkan titel LaLiga, tapi juga gengsi dua rival bebuyutan.

Pada tahun-tahun terbaik Barcelona ketika dilatih Pep Guardiola (2008-2012) mereka selalu jadi ancaman besar bagi Madrid. Barcelona dengan Messi, sistem bermain tiki-taka, serta keberadaan Andres Iniesta dan Xavi sangat sulit dibendung.

Ramos (34 tahun) merasakan betul betapa hebatnya Barcelona kala itu hingga mereka dominan memenangi titel LaLiga. Jumlah trofi LaLiga yang dimiliki Ramos lima titel, separuh dari yang dimiliki Messi dengan Barcelona.

Baca Juga:

Pelatih Barcelona Berubah Pikiran soal Ousmane Dembele

Real Madrid 3-1 Liverpool: Vinicius Bersinar, The Reds Gagal Balas Dendam

Deretan Fakta Menarik yang Iringi Kemenangan Real Madrid atas Liverpool

Lionel Messi dan Sergio Ramos

Bek asal Spanyol itu mengakui timnya menderita melawan Messi pada masa primanya. Ramos yakin jika Barca tak punya Messi maka Madrid bisa memenangi lebih banyak titel LaLiga. Itu dapat diartikan sebagai sebuah pujian kepada kualitas La Pulga.

"Kami menderita melawan Messi selama tahun-tahun ini," kenang Ramos dalam serial dokumenternya "The Legend of Sergio Ramos" dikutip dari Marca.

"Mungkin jika Barcelona tidak memilikinya, kami akan memenangkan lebih banyak gelar."

"Ada saat ketika kami menghadapi Barcelona terbaik dalam sejarah. Kami memiliki pelatih hebat seperti (Jose) Mourinho, tapi sulit bagi kami untuk mengalahkan mereka. Kami tidak menang banyak dan ada banyak ketegangan, yang disebabkan oleh mereka atau kami," pungkas dia.

Era Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi

Persaingan El Clasico di masa lalu juga identik dengan dua 'alien' yang bersaing satu sama lain, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Ronaldo (pemenang lima Ballon d'Or) dan Messi (pemenang enam Ballon d'Or) menghidupkan persaingan sedekade terakhir.

Persaingan itu pun berakhir kala Ronaldo pergi dari Madrid ke Juventus pada 2018 sementara Messi masih bertahan di Barcelona. Mengingat usianya sudah berkepala tiga lebih maka wajar publik menilai era keduanya sudah mulai memudar.