BolaSkor.com - Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan Arema FC akan menggelar evaluasi di lingkup internalnya, pasca terjerat sanksi Komite Disiplin (Komdis) PSSI berupa denda Rp50 juta terkait tingkah laku buruk penonton.

Sanksi itu timbul setelah sebagian suporter Aremania berulah dalam pertandingan menjamu Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu (8/3) lalu. Yaitu dengan melemparkan botol-botol air mineral hingga ke tepi lapangan, yang disinyalir kuat sebagai respon atas hasil akhir pertandingan.

Dalam super big match pada pekan kedua Liga 1 itu, tim Singo Edan menyerah dengan skor 1-2 kepada tim tamunya dengan diwarnai tiga kali penalti. Sedangkan terkait sanksi, merupakan yang pertama kalinya dialami Arema FC di Liga 1 musim 2020.

Baca Juga:

Terkait Kasus Saddil Ramdani, Kapten Bhayangkara FC: Masalahnya Akan Selesai

Persib Bandung Periksa Ulang Wander Luiz Usai Masa Isolasi Selesai

"Akan menjadi bahan evaluasi kami, baik untuk perangkat Panpel maupun pedagang asongan di Kanjuruhan," ujar Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris.

Pihaknya lantas menyoroti penyebab dari terjadinya aksi itu. Padahal, panpel sudah memberlakukan larangan menjual air minum dalam kemasan kotak maupun botol kepada pedagang asongan, dan menggantinya dengan plastik di setiap pintu masuk stadion.

"Yang pertama, bagaimana bisa botol air minum bisa masuk sampai ke area lapangan. Yang kedua, bagaimana portir (penjaga pintu masuk) masih saja kecolongan," jelasnya.

Apa pun penyebabnya, Arema FC jelas sangat dirugikan dengan ulah sebagian penonton, dalam hal ini suporter. Apalagi, perjalanan Arema juga masih sangat panjang dengan cadangan 16 pertandingan kandang, jika Liga 1 kembali dilanjutkan awal Juli mendatang. (Laporan Kontributor Kristian Joan/Malang)