BolaSkor.com - Rasa bersalah sudah pasti dirasakan Arema FC atas kerusuhan suporter saat menghadapi Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan, Minggu (15/4). Sebagai bentuk tanggung jawab, pihak klub Singo Edan berupaya melayani segala aduan terkait kerugian yang dialami para korban.

Dari data terakhir, lebih dari 200 penonton dilarikan ke beberapa rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif akibat terluka. Ratusan korban itu mayoritas adalah perempuan, yang mengalami sesak nafas akibat berdesakan maupun menghirup gas air mata yang ditembakkan petugas kepolisian.

"Sebagian besar korban mengalami trauma karena panik dengan situasi kacau tadi. Mereka sudah dilarikan ke sejumlah rumah sakit terdekat," ujar Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris.

Kejadian ini pun menjadi prioritas utama bagi Arema FC, sebelum beranjak menghitung besaran kerugian materi soal fasilitas Stadion Kanjuruhan yang rusak parah diserang suporter.

"Kami sudah melakukan upaya yang maksimal dengan kapasitas kami. Selebihnya, adalah hal diluar dugaan yang sudah kami siapkan antisipasinya dengan baik," tambahnya.

Oleh karena itu, pihak klub membuka seluas-luasnya kepada para korban untuk melaporkan berbagai kerugian yang timbul akibat kerusuhan. Termasuk dengan menanggung biaya pengobatan rumah sakit atau mengganti apa pun barang yang rusak dan hilang.

"Kami membuka posko laporan untuk Aremania, karena ini menjadi tanggung jawab kami. Silakan datang ke Kantor Arema FC dan Stadion Kanjuruhan untuk melapor dan segera dicarikan solusinya," pungkas Abdul Haris. (Laporan Kontributor Kristian Joan/Malang)