BolaSkor.com - Pelatih Timnas Vietnam, Park Hang-seo, bertekad membawa Golden Dragon mencetak sejarah di Kualifikasi Piala Dunia 2022. Yakni menembus putaran ketiga babak kualifikasi.

Tiga laga sisa di Grup G kualifikasi putaran kedua pun menjadi penentu. Timnas Vietnam akan dijamu Malaysia pada 31 Maret, sebelum menerima perlawanan Indonesia pada 4 Juni dan bertandang melawan Uni Emirat Arab (UEA) pada 9 Juni.

Timnas Vietnam saat ini bercokol di puncak Grup G. Itu setelah meraih tiga kemenangan masing-masing atas Malaysia (1-0), Indonesia (3-1), dan UEA (1-0), serta dua hasil seri melawan Thailand (0-0 dan 0-0).

Vietnam dibuntuti Malaysia yang mengoleksi sembilan poin, Thailand dengan delapan poin, dan UEA dengan enam poin. Sementara Indonesia tanpa poin dan dipastikan tereliminasi menuju Piala Dunia 2020.

Untuk mencapai putaran ketiga, Timnas Vietnam harus tampil sebagai juara grup atau masuk empat runner-up terbaik kualifikasi putaran kedua zona Asia.

Baca Juga:

Dapat Dukungan Pelatih Taekwondo Indonesia Asal Korea, Shin Tae-yong Semakin Termotivasi Tangani Timnas

Tangani Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Enggan Dibandingkan dengan Park Hang-seo

"Vietnam belum pernah ke putaran terakhir kualifikasi. Saya tidak bisa menilai. Penting untuk melakukan yang terbaik tiap pertandingan di tiga pertandingan sisa," kata Park Hang-seo dikutip dari KBS.

Park Hang-seo kini bisa lebih fokus memimpin tim di kualifikasi. Mengingat tidak ada ajang yang melibatkan Timnas Vietnam U-23, yang juga menjadi tanggung jawabnya pada 2020.

"Saya senang bisa fokus pada timnas tahun ini, karena kami tidak memiliki pertandingan untuk U-23. Pertama laga tandang melawan Malaysia sangat penting, mengingat kami tengah unggul dua poin atas Malaysia. Setelah laga melawan UEA, saya pikir Malaysia merupakan lawan tersulit dari tiga sisa kualifikasi," jelas Park Hang-seo.

Park Hang-seo sudah bertolak ke Vietnam pada 23 Februari. Jadwal kepergiannya menuju Vietnam tertunda karena perubahan jadwal kompetisi di Vietnam akibat wabah Virus Corona.

Ia memilih bertahan di Korea Selatan, mengingat tak ada laga yang bisa dipantau. Kompetisi Vietnam sudah dipastikan dimulai 6 Maret, setelah urung digelar pada Februari.