BolaSkor.com - Manajemen Persija Jakarta mewujudkan keinginan almarhum Haringga Sirila. Salah satunya yakni menyaksikan laga Macan Kemayoran di Bali.

Keinginan Haringga Sirila ini sebelumnya disampaikan sang ibu ketika manajemen Persija beserta perwakilan klub Liga 1 menyampaikan donasi laga amal untuk Haringga Sirila pada awal Oktober lalu. Keinginan Haringga juga disampaikan ibunda ke Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Jakmania, Ferry Indrasjarief.

Selain menonton laga Persija di Bali, Haringga Sirila punya keinginan menyaksikan tim kesayangan di luar negeri. Itu diketahui, termasuk lewat paspor yang dibuat sebelum dirinya meninggal dunia akibat pengeroyokan suporter di Bandung.

Manajemen Persija Jakarta memberangkatkan sang ibu, ayah, kakak, dan keponakan Haringga Sirila ke Bali untuk menyaksikan laga Macan Kemayoran melawan Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (2/12) malam. Keluarga Haringga berangkat bersama dengan sejumlah suporter Persija, Jakmania, Minggu (2/12) pagi.

Baca Juga:

Teco Butuh Dukungan, Ribuan Jakmania Datang ke Bali Dukung Persija

Kata Teco soal Lengsernya Widodo C. Putro dari Kursi Pelatih Bali United

"Saya senang sekali, tapi ada rasa deg-degan karena naik pesawat. Ini baru pertama kali," kata Mirah, ibunda Haringga Sirila saat tiba di Bali.

Ibunda berharap Haringga bisa tenang dan ikut senang. Walau diakui, keberangkatan menuju Bali membuatnya kembali mengingat sang anak.

"Ia belum kesampaian nonton bola di Bali. Saya bersama keluarga datang ke Bali untuk mewakili. Saya diundang Persija dan diajak ikut menyaksikan pertandingan mewakili Haringga," tambah sang ibu.

Keluarga Haringga Sirila. (Media Persija)

Sementara itu, ayah Haringga, Siloam menyatakan demikian. Khusus laga Persija di Bali, ia mengenakan kaos bertuliskan "Rest in Pride, Haringga Sirila.

"Baju ini dari anak-anak Cengkareng, yang sengaja dibuat untuk mengenang Haringga. Sengaja dibuat untuk mengenang dan ingat Haringga."

"Saya berharap Persija memenangkan pertandingan. Semoga dengan kemenangan ini memudahkan untuk menjadi juara. Kalau Persija juara, pasti almarhum bisa senang walau tidak melihat langsung," jelas Siloam.