BolaSkor.com - Kurang dari sepekan lagi Kota Solo akan kedatangan ribuan suporter dari delapan klub Tanah Air. Mereka berdatangan untuk mendukung timnya dalam babak 8 besar Piala Presiden 2018 di Stadion Manahan Solo, 3-4 Februari mendatang.

Ada tujuh tim yang telah memastikan diri lolos ke fase kedua. Mulai Sriwijaya FC, PSMS Medan, Mitra Kukar, Madura United, Persebaya Surabaya, Bali United, dan Persija Jakarta. Satu tiket lagi masih menunggu laga Arema FC melawan Bhayangkara United, Senin (29/1) malam.

Dari daftar itu, suporter Persija dan Persebaya dipastikan akan dominan. Jumlah akan bertambah banyak andai Arema FC yang lolos. Kedekatan lokasi menjadi alasannya. Selain itu ketiga klub itu memiliki suporter yang militan.

Saat ini para suporter memang masih menunggu jadwal klubnya bertanding. Namun bisa dipastikan mulai Jumat (2/2) mendatang, para suporter mulai berdatangan. Khususnya suporter PSMS, Sriwijaya FC, dan Bali United yang jaraknya cukup jauh.

Rencana kedatangan suporter dalam jumlah besar disambut positif suporter tuan rumah, Pasoepati. Banyak anggota suporter dari kejutuh klub tersebut sudah mengkonfirmasi kedatangan pada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pasoepati. Ada juga yang langsung berkomunikasi pada suku maupun korwil Pasoepati yang ada di Solo.

"Tentu Pasoepati sangat welcome terhadap teman-teman suporter Piala Presiden. Banyak yang sudah koordinasi. Kalau dari kami, yang penting sama-sama menjaga kondusifitas di Solo," terang Wakil Presiden Pasoepati, Ginda Ferachtriawan kepada Bolaskor.com, Minggu (28/1).

Pasoepati bukan saja menyambut kehadiran para suporter itu. Nantinya Sekretariat Pasoepati yang ada di tribun barat Stadion Manahan Solo juga akan digunakan untuk menampung suporter yang datang lebih dulu. Bila memungkinkan bahkan ada pengurus khusus yang menjadi pendamping bagi para suporter.

"Kalau memang perlu ya kita siap. Saat ini kami masih menunggu agenda rapat dengan Askot PSSI Solo dan PT LIB selaku panitia lokal dan penyelenggara. Terpenting juga jadwal pertandingannya," tuturnya.

Hanya memang pada penyelenggaraan hari kedua atau Minggu, kemungkinan Pasoepati akan sibuk dengan hajatan kongres, dengan agenda utama pemilihan presiden dan wakil presiden. Terlaksananya kongres tersebut menjadi kado ulang tahun Pasoepati yang akan berulang tahun ke-18 pada 9 Februari mendatang.

"Untuk kongres memang sudah pasti tanggal 4 Februari. Tapi mungkin sudah selesai sebelum pertandingan pertama, karena mulainya dari pagi," pungkasnya. (Laporan Kontributor Al Khairan Ramadhan/Solo)