BolaSkor.com - Pembalap Repsol Honda,Marc Marquez, sukses mengunci gelar juara dunia kedelapan pada balapan MotoGP Thailand, Minggu (6/10). Ia menjadi pembalap termuda yang pernah mencicipi delapan gelar juara dunia di tiga kelas berbeda.

Penampilan Marquez sepanjang MotoGP 2019 terbilang luar biasa. The Baby Alien sudah memastikan gelar juara dunia pada seri ke-15. Raihan poin Marquez tak bisa lagi dikejar pesaing terdekatnya, Andrea Dovizioso. Dengan empat seri tersisa, The Baby Alien kini bisa bersantai.

Baca Juga:

Lomba MotoGP Thailand: Menang Persaingan Tikungan Terakhir, Marquez Kunci Titel Juara Dunia

Warm-Up MotoGP Thailand: Marc Marquez Tercepat, Posisi 2-4 Diborong Yamaha

Perjalanan Marquez merebut gelar juara dunia delapan kali tentu tidak mudah. Berbagai rintangan pernah dilalui rider asal Spanyol tersebut.

Namun, mental juara Marquez memang tidak bisa diragukan. Sejak usia dini, pembalap asal Cervera itu sudah kompetitif.

1.Karier Marquez Cemerlang Sejak Kecil

Marquez memulai kompetisi resmi pertamanya pada Catalan Motorcross Championship 2000. Kala itu, ia keluar sebagai pemenang.

Pada 2004, Marquez merebut gelar juara 125cc pertamanya.

2.Sudah Menggilai Motor Sejak Usia Enam Tahun

Marquez ternyata sudah menyukai motor sejak usia empat tahun. Saat itu, ia meminta motor balap kepada kedua orangtuanya.

Keinginan itu dikabulkan Julia Marquez. Ia membelikan sebuah motor balap khusus dan mengikutkan sang hati ke sekolah alap Moto Club Segre.

3.Ikut Kompetisi di Usia Enam Tahun

Setelah dua tahun sejak memiliki motor pertamanya, Marquez langsung turun lintasan. The Baby Alien ikut panich Enduro for Youngsters kategori 500cc.

4.Sempat Terhalang Proses Pertumbuhan

IbundaMarc Marquez, Roser Alenta, bercerita tentang kondisi Marquez yang terhambat pertumbuhannya pada usia 5 tahun. Sejak saat itu, Roser selalu memberikan asupan gizi terbaik agar sang buah hati tetap bisa mengikuti cita-citanya menjadi pembalap